Unjani Kukuhkan 3507 Orang sebagai Mahasiswa Baru TA 2015/2016
Mahasiswa baru yang berjumlah 3507 orang itu terdiri dari mahasiswa program profesi hingga magister.
Penulis: Dedy Herdiana | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Dedy Herdiana
BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) telah mengukuhkan secara resmi mahasiswa barunya untuk Tahun Akademik 2015/2016 sebanyak 3507 orang. Pengukuhan tersebut dilakukan oleh Rektor Unjani Prof Dr Bambang Sutjiatmo selaku Ketua Senat Universitas Jenderal Achmad Yani dalam acara Sidang Senat Terbuka di Gedung Sasana Krida kampus Unjani Cimahi, yang digelar Selasa (1/9/2015).
Mahasiswa baru yang berjumlah 3507 orang itu sesuai rilis yang diterima Tribun Jabar, Kamis (3/9/2015), terdiri dari 3147 orang program sarjana, 139 orang program Diploma III, 17 orang program magister dan 204 orang profesi apoteker. Sementara total pendaftar untuk tahun ajaran sekarang ini Unjani diminati oleh 9120 orang.

Selaku Rektor Unjani, Bambang Sutjiatmo dalam sambutannya mengajak mahasiswa baru untuk bertransformasi dalam sikap, prilaku dan pola pikir, dalam memasuki dunia perguruan tinggi, yang berarti memasuki dunia pembelajaran orang dewasa.
Menurutnya orang dewasa adalah orang yang sudah mempunyai konsep diri, yaitu kepribadian yang tidak bergantung kepada orang lain, sudah mempunyai kesiapan belajar yang diprioritaskan pada tugas-tugas perkembangan dan peran sosialnya, dan sudah mempunyai prospektif waktu untuk segera menerapkan apa yang telah dipelajari.
"Perguruan tinggi memiliki orientasi belajar yang berpusat pada keingin-tahuan tentang alam semesta dan dunia dengan segala isinya, termasuk manusia dan lingkungannya. Selanjutnya, berdasarkan pemahaman akan sifat dasar dunia, alam, manusia dan lingkungannya, dipelajari alternatif pemecahan permasalahan yang dihadapi. Itu semua tertuang dalam Tridharma Perguruan Tinggi," tuturnya.
Selain itu sebagai insan berpotensi, mahasiswa harus mampu menyeimbangkan studi dan organisasi. Kegiatan utama mahasiswa adalah belajar dan kegiatan pendukungnya adalah berorganisasi untuk mengasah pengalaman dan meningkatkan kemampuan hidup bermasyarakat.
"Mahasiswa Unjani harus memiliki ciri khas yang berbeda dengan mahasiswa lain, yaitu jiwa korsa, semangat juang, pantang menyerah, dan nilai-nilai cinta tanah air, patriotisme, dan nasionalisme yang tinggi. Sikap kritis mahasiswa sebagai respons terhadap lingkungan sekitar harus disampaikan dengan sopan, santun, beretika dan beradab. Jadilah mahasiswa Unjani yang luar biasa, yang memahami nilai-nilai ke-Achmad Yani-an yang berupa semangat kepahlawanan, sikap rela berkorban, pantang menyerah, berdisiplin tinggi, dan berjiwa kesatria," paparnya.

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan orasi ilmiah dari dosen berprestasi Unjani, Dr Asep Kurniawan, (dosen Fakultas Ekonomi), yang menyajikan orasi berjudul "Pengintegrasian Kompetensi, Komitmen dan Kerelaan Bekerja untuk Peningkatan Produktivitas".
Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan Kartika Eka Paksi Mayjen (Purn) Adi Mulyono dalam sambutannya berharap agar semua mahasiswa bersikap lebih kreatif dalam berwirausaha dan dapat mengembangkannya. Kepada para dosen serta unsur pimpinan supaya dapat mendukung dan memfasilitasi terhadap kreatifitas tersebut.
"Saya juga berpesan kepada semua mahasiswa untuk “bangga” menjadi mahasiswa Universitas Jenderal Achmad Yani jika dimanpun berada, senantiasa dapat meningkatkan iman dan taqwa, berbakti kepada orang tua, rajin dan tekun dalam belajar, santun kepada dosen, senior, dan seluruh sivitas akademika, dapat menyelesaikan studi tepat waktu, serta dapat meraih prestasi yang membanggakan," ujar Adi yang selepas acara pengukuhan mahasiswa baru, melakukan peletakan batu pertama sebagai peresmian pembangunan gedung Fakultas Psikologi empat lantai dengan luas sekitar 7100 meter persegi. (*)