Penggerebekan
30 Orang Taiwan Masuk dari Bandara Soekarno-Hatta dan Ngurah Rai
Mereka menggunakan visa traveling yang masa berlakunya satu bulan.
Penulis: cis | Editor: Kisdiantoro
BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Bandung, Sahala Pasaribu, mengatakan, ke-30 WNA asal Taiwan tersebut dinilai cukup lihai untuk bisa masuk ke Indonesia. Namun ia tak menjelaskan secara detail lolosnya WNA tersebut ketika masuk ke Indonesia. Menurutnya, ke-30 WNA tersebut masuk ke Indonesia dari dua bandara internasional yang ada di Indonesia.
"Masuknya sebagian dari Bandara Soekarno-Hatta dan sebagian masuk dari Bandara Ngurah Rai. Sebelumnya mereka ke Kansai Jepang dulu. Mereka memang licik dan memang terencana tapi semua itu sedang didalami," ujar Sahala ketika ditemui wartawan usai melakukan konferensi pers dengan Kabareskrim Mabes Polri, Kamis (27/8).
Terkait dengan keaslian pasport dan visa para WNA tersebut, Sahala tidak mengatakannya palsu. Namun pihaknya tetap akan melakukan pengecekan dengan melakukan tes laboratorium di Direktorat Intelejen Kementerian Hukum dan Ham. Adapun masa tinggal para WNA tersebut diakuinya sudah kadaluarsa jika dilihat dari visa yang mereka miliki.
"Mereka menggunakan visa traveling yang masa berlakunya satu bulan. Sebagian besar visa mereka masa berlakunya mulai dari tanggal 25 juli 2015 dan 24 juli 2015. Tapi masih kami dalami tim apakah visa mereka benar atau tidak. Kita mengatakan salah juga tidak bisa," ujar Sahala.
Meski begitu, Sahala menyebut, pihaknya tak merasa kecolongan dengan peristiwa tersebut. Sebab masuknya WNA tersebut tersistem dan teroganisir. Ditambah lagi keterbatasan personil yang tak bisa secara terus menerus mengawasi WNA yang masuk ke Indonesia khususnya Kota Bandung.
"Ke depan kita akan melakukan penguatan sesuai permintaan bareskrim termasuk penguatan sistem. Kerjasama dengan beberapa intansi pun kita lakukan seperti dinas tenaga kerja dan dinas pariwisata," ujar Sahala. (cis)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/kabareskrim-budi-waseso-di-tkp-kbb-1_20150827_092519.jpg)