Travelling

Pulau Tidung, dari Muara Angke atau Ancol

UNTUK mencapai Pulau Tidung, wisatawan harus naik kapal dari Pelabuhan Muara Angke. Wisatawan dari Bandung bisa menggunakan travel langsung ke Grogol.

Pulau Tidung, dari Muara Angke atau Ancol
t
Pulau Tidung_2 

UNTUK mencapai Pulau Tidung, wisatawan harus naik kapal dari Pelabuhan Muara Angke. Wisatawan dari Bandung, bisa menggunakan travel langsung menuju Grogol. Dari Grogol tinggal naik satu kali angkot warna merah B 01 jurusan Muara Angke dengan ongkos sebesar Rp 6 ribu.

Dari Terminal Muara Angke, wisatawan bisa berjalan kaki menuju pelabuhan. Namun sebaiknya menggunakan becak motor karena jalan menuju pelabuhan sering digenangi air dan terdapat bau menyengat yang sangat mengganggu. Ongkos naik becak motor hanya Rp 5 ribu.

Diusahakan wisatawan tiba di Muara Angke sekitar pukul 06.00 sampai 09.00. Jam keberangkatan kapal menuju Tidung tidak menentu. Jadi wisatawan harus bersabar menunggu. Ada dua pilihan kapal menuju Tidung. Pertama dengan menggunakan speedboat yang ongkosnya Rp 50 ribu. Kedua dengan kapal tradisional yang ongkosnya Rp 40 ribu.

Selain di Muara Angke, wisatawan juga bisa naik kapal dari Ancol hanya saja ongkos kapal sangat mahal yakni sebesar Rp 200 ribu. Lama perjalanan menuju Tidung dari Muara Angke sekitar 1,5 jam sampai 3 jam.

Setibanya di Tidung, wisatawan akan disambut deretan perkampungan yang tertata rapi. Rumah-rumah di Tidung tak berbeda dengan rumah di wilayah Bandung atau Jakarta. Hanya saja yang membedakan, jalanan di Tidung cukup kecil karena hanya dilalui kendaraan roda dua. Jalannya pun tak diaspal namun menggunakan paving block.

Jika ingin mendapat penginapan dengan suasana pantai, wisatawan bisa mencari ke arah utara atau menuju jembatan cinta. Wisatawan bisa langsung menyewa sepada yang berada di dekat pelabuhan. Jangan sungkan bertanya kepada warga sekitar jika ingin mencari penginapan.

Fasilitas homestay pun cukup lengkap. Mulai dari TV, AC dan kamar mandi. Satu homestay bisa diisi hingga 10 orang. Meski diisi 10 orang, harga yang diberikan tetap Rp 200 ribu sampai Rp 300 ribu per malam. Jadi sangat cocok bagi yang ingin ramai-ramai berwisata dengan biaya yang murah.

Disarankan wisatawan membawa uang cash yang cukup untuk pergi ke Tidung. Hanya ada satu mesin ATM yakni ATM Bank DKI yang berada di kantor kelurahan. Meski ada di tengah laut, listrik di Pulau Tidung sudah 24 jam sehingga tak perlu khawatir bakal kehabisan baterai smartphone untuk mengabadikan momen selama berlibur. (wij)

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Hermawan Aksan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved