Daging Ayam

Pedagang Daging Ayam Bingung Stok Melimpah Tapi Harga Mahal

Anehnya mah ini stok banyak dan melimpah, tapi kok mahal. Saya teh nanya juga kan ke pemasok

Penulis: Ragil Wisnu Saputra | Editor: Kisdiantoro
TRIBUN JABAR/RAGIL WISNU SAPUTRA
Salah seorang pedagang daging ayam di Pasar Resik Jatinangor tengah menjajakan dagangannya, Rabu (19/8/2015). 

JATINANGOR, TRIBUNJABAR.CO.ID - Sejumlah pedagang daging ayam di Pasar Resik Jatinangor (PRJ), Kabupaten Sumedang keluhkan tingginya harga ayam yang mencapai Rp. 38.000 per kilogramnya. Pasalnya, akibat mahalnya harga tersebut omset pedagang mengalami penurunan yang signifikan.

"Jelas kondisi ini sangat merugikan para pedagang, karena memang berpengaruh sekali terhadap omset kami," ujar Susi (35) salah seorang pedagang daging ayam di PRJ kepada Tribun, Rabu (19/8).

Menurut Susi, harga daging ayam pascalebaran berangsur-angsur mengalami kenaikan. Bahkan harha daging ayam sempat menyentuh Rp. 40.000 per kilogramnya saat harga daging sapi semakin mahal dan langka di pasaran.

Susi mengatakan, pihaknya tidak mengetahui penyebab naiknya harga daging ayam tersebut. Biasanya, kata dia, harga daging ayam akan mahal jika stok daging ayam ke sejumlah pedagang berkurang.

"Anehnya mah ini stok banyak dan melimpah, tapi kok mahal. Saya teh nanya juga kan ke pemasok, tapi juga gataueun kenapa," ujar Susi.(cr5)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved