Kemarau Berkepanjangan
Petani Mengganti Padi yang Terserang Hama dengan Menanam Kedelai
Untuk satu hektare sawah, petani diberi bibit kedelai seberat 50 kilogram.
Penulis: Dian Nugraha Ramdani | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Dian Nugraha Ramdani
CIANJUR, TRIBUNJABAR.CO.ID - Akibat hama yang mewabah dan menggagalkan panen sekitar 150 hektare lahan padi, seluruh petani di Desa Cikondang, Kecamatan Bojong Picung, Kabupaten Cianjur menghentikan aktifitasnya bersawah.
Kini, mereka diberi bibit kedelai untuk ditanam. Untuk satu hektare sawah, petani diberi bibit kedelai seberat 50 kilogram.
"Sudah seminggu ini petani mulai beralih menanam kedelai. Mudah-mudahan dengan ini, hama bisa terusir dan saat kembali disawahi, padi terbebas dari hama," ujar Kades Cikondang, Amud Syarifudin di pesawahan di Kampung Manglid, Jumat (14/8/2015).
Onang yang puluhan tahun bertani menjelaskan, adanya hama itu karena waktu panen masing-masing petakan sawah tidak bersamaan. Sehingga, usai hinggap di satu petakan padi, hama itu hinggap di padi yang lain. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/hama-wereng-dan-kekeringan-di-desa-cikondang-bojong-picung-cianjur_20150814_140047.jpg)