Kemarau Berkepanjangan
Pemprov Jabar Ajukan Permohonan Hujan Buatan Sejak Pekan Lalu
Hal tersebut dilakukan untuk mengatasi bencana kekeringan akibat kemarau yang melanda wilayah Jabar.
Penulis: Isa Rian Fadilah | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Laisa Khoerun Nissa
BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) mengajukan permohonan resmi hujan buatan kepada Pemerintah Pusat.
Hal tersebut dilakukan untuk mengatasi bencana kekeringan akibat kemarau yang melanda wilayah Jabar.
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan permohonan tersebut dilakukan berdasarkan edaran dari pusat.
Menurutnya, surat permohonan telah dikirim sejak pekan lalu.
"(Permohonan) Hujan buatan sudah kita ajukan. Insya Allah, hari Jumat jug kita akan kembali menggelar sholat istisqo," katanya di Pasar Kosambi, Rabu (12/8/2015).
Dijelaskannya, hujan buatan akan dilakukan di beberapa titik yang terkena imbas kekeringan paling parah.
Aher menyebut daerah tersebut adalah berada di Jawa Barat selatan dan utara.
"Ancer-ancernya, untuk di selatan itu Sukabumi, sementara di utara itu di Subang dan Indramayu," katanya.
Aher mengatakan berdasarkan laporan dari Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Jabar, 110 ribu hektare lahan di Jabar telah terkena kekeringan.
Angka ini bertambah drastis dari angka dua pekan lalu yang masih di angka 67 ribu hektare.
"Itu calon puso," katanya. (*)