Kepribadian Bisa Terlihat dari Tulisan Tangan?
Coretan-coretan yang dilakukan seseorang memiliki makna tertentu
Sobat, pernah merasa tulisanmu enggak sebagus temanmu? Atau bahkan tulisanmu susah dibaca oleh kamu sendiri?
Ketika ada yang bilang tulisan jelek berarti menandakan kepribadrian juga jelek, itu adalah anggapan yang kurang tepat. Menurut psikolog, memang tulisan merupakan proyeksi dari kepribadian seseorang. Namun, tidak semudah itu menilai tulisan jelek berarti kepribadian juga jelek. Coretan-coretan yang dilakukan seseorang memiliki makna tertentu. Sehingga butuh penilaian yang mendalam ketika membaca sebuah tulisan atau coretan.
Pembacaan tulisan ini biasanya dilakukan saat psikotes. Biasanya dengan menggambar sesuatu, kemudian psikolog akan bisa mengira-ngira kepribadrian seperti apa seseorang tersebut.
Purba, salah seorang psikolog mengatakan memang salah satu bentuk psikotes dengan membaca hasil coretan gambar seseorang. “Bukan ke hasil gambarnya jelek atau bagus. Misalnya pohon. Kenapa gambar pohon itu yang dia pilih, kenapa gambar daunnya seperti itu, bagaimana tarikan garisnya, bagaiaman letak gambar dan sebagainya. Ini berlaku juga buat tulisan,” papar Purba kepada Tribun (7/8).
Purba mencontohkan, ketika sebuah tulisan kecil-kecil dan rapat menandakan orang tersebut percaya diri, namun tidak terlalu ramai ketika bersama teman-temannya. Dari ciri tulisan tersebut menurutnya juga bisa diartikan orang tersebut terukur perilakunya.
Namun, jika ingin mengubah kepribadian seseorang lewat tulisan yang diubah, Purba mengatakan tidak semudah itu. Purba sendiri lebih yakin mengubah kerpibadian seseorang lewat perilaku konkret. “ Misal, ada orang yang tidak percaya diri. Dengan pendekatan kognitif bisa dengan cara mencari-cari kekuatan yang dimilikinya sendiri. Jadi dia akan berpikir, tanya ke temenya, dll. Kalau pendekatan behavior, dilakukan dengan pelan-pelan. Di coba bertanya saat disukusi kelompok kecil, kemudian saat dikelas, dan seterusnya,” jelas Purba. (tj4)