Jumat, 10 April 2026

Dagangan Sepi Pembeli, Ratusan PKL Demo ke Kantor DPRD Garut

Lalat saja yang lewat ke Gedung PKL itu. Sedangkan setiap harinya kami membutuhkan uang untuk makan

TRIBUN JABAR/M SYARIF ABDUSSALAM
Ratusan pedagang kaki lima (PKL) berunjuk rasa di Bundaran Simpang Lima dan Kantor DPRD Garut, Senin (10/8). 

GARUT, TRIBUNJABAR.CO.ID - Ratusan pedagang kaki lima (PKL) berunjuk rasa di Bundaran Simpang Lima dan Kantor DPRD Garut, Senin (10/8/2015). Mereka memprotes kebijakan pemerintah dalam merelokasi PKL dari kawaaan Pengkolan ke Gedung PKL di Jalan Guntur.

Aksi ratusan pedagang ini diawali dengan longmarch menuju Bundaran Simpang Lima. Mereka berorasi di persimpangan jalan tersebut sambil mengacungkan spanduk-spanduk betuliskan ungkapan protes.

Mereka kemudian berjalan menuju Kantor DPRD Garut. Para pedagang ini pun kembali berorasi di halaman kantor dewan, sedangkan beberapa di antaranya beraudiensi dengan para anggota dewan.

Seorang PKL, Noneng (31), mengatakan awalnya berjualan di Jalan Ahmad Yani dan berpenghasilan sekitar Rp 300 ribu per hari. Setelah direlokasi ke Gedung PKL, penjual kerudung ini hanya berpenghasilan Rp 50 ribu per hari.

"Lalat saja yang lewat ke Gedung PKL itu. Sedangkan setiap harinya kami membutuhkan uang untuk makan dan sekolah anak. Kami menuntut Bupati lebih memerhatikan kami," ucap Noneng.

PKL lainnya, Elis (25), mengatakan sebelumnya tidak pernah mendapat sosialisasi apapun dari pemerintah mengenai relokasi dan pelarangan berdagang di perkotaan tersebut.

"Kami menuntut untuk kembali berjualan di Ahmad Yani. Saya tidak mendapat tempat relokasi di gedung, akhirnya ditempatkan di Kerkhof. Tapi, semuanya tidak jelas," katanya.

Dalam orasinya, mereka terus meneriakkan ungkapan bahwa Bupati Rudy Gunawan segera lengser dari jabatannya, sedangkan Aceng Fikri yang peduli dengan nasib PKL kembali menjadi bupati. (Sam)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved