Pedagang Daging Sapi Mogok

Kebutuhan Daging Sapi di Jawa Barat Tinggi

KEBUTUHAN daging sapi di Jawa Barat termasuk cukup tinggi.

Penulis: Siti Fatimah | Editor: Dicky Fadiar Djuhud
BUKBIS CANDRA ISMET BEY
OPERASI PASAR -- Pembeli memeriksa daging sapi pada Operasi Pasar dari Perum Bulog di pasar Kosambi, Jalan A.H Nasution, Kota Bandung, Minggu (9/8/2015). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Fatimah

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Perum Bulog akan kembali menggelar operasi pasar(OP) bila aksi mogok masih dilakukan oleh para pedagang sapi.

Hal ini dilakukan karena masyarakat cukup banyak yang membutuhkan daging sapi.

Kepala Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Jabar, Alip Afandi, mengatakan, Bulog menggelar OP Daging Sapi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menekan mahalnya harga jual komoditi tersebut.

Kebutuhan daging sapi di Jawa Barat termasuk kota Bandung cukup tinggi.

Bila tidak ada pedagang yang berjualan, masyarakat yang membutuhkan daging sapi akan mengalami kesulitan.

"Operasi pasar akan tetap kami lakukan bila besok pedagang belum berjualan. Tapi kalau pedagang sudah beraktivitas kembali, yah kami stop (OP)," kata Alip dalam rilis yang diterima Tribun, Minggu (9/8/2015).

Terkait adanya reaksi para pedagang saat digelar OP, pihaknya mengaku siap menggandeng para pedagang daging sapi untuk menggelar OP Daging Sapi.

Bulog siap mempercayakan pelaksanaan OP kepada para pedagang. Meski begitu, pihaknya tetap melakukan kontrol dan monitoring pelaksanaannya.

"Harga jual di bawah Rp 100 ribu per kilogram. Para pedagang siap menjualnya seharga Rp 95 ribu per kilogram," katanya. (*) 

//

#PersibBandungVIDEO: KEHADIRAN ZULHAM M ZAMRUN, MAKIN MANTAP DAYA GEDOR PERSIB BANDUNG.. BISA DIINTIP DI SINI...

Posted by Tribun Jabar Online on Sunday, August 9, 2015
Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved