Rabu, 8 April 2026

Hebat, Ratusan Orang Beramai-ramai Donorkan Darah Selamatkan Ibu Muda

Bank darah pada saat itu tidak memiliki persediaan yang cukup dari golongan darah AB, mereka hanya punya stok 28,000ml

Editor: Machmud Mubarok
Shangailist
Ratusan orang di Jinan, Shandong, antre untuk mendonorkan darah mereka agar bisa menyelamatkan seorang ibu yang membutuhkan darah golongan AB. 

JINAN, TRIBUNJABAR.CO.ID - Ratusan orang secara sukarela mendonorkan darah mereka untuk menyelamatkan nyawa seorang ibu baru di Jinan, Provinsi Shandong, Rabu lalu. Pasalnya, bank darah kekurangan jenis darah ibu itu.

Ibu berusia 29 tahun itu menderita emboli air ketuban saat melahirkan bayi, sehingga ia mengalami perdarahan berat pascapersalinan. Bank darah pada saat itu tidak memiliki persediaan yang cukup dari golongan darah AB, mereka hanya punya stok 28,000ml.

Sebuah pesan meminta bantuan penduduk setempat tersebar di WeChat, aplikasi populer online di Cina, yang juga disebarluaskan oleh media lokal, demikian dilaporkan CRI.

Setelah mendengar berita itu, lebih dari 100 orang secara sukarela berbaris di kendaraan donor darah kota untuk menyumbangkan darahnya.

Liu Shaohui, wakil direktur bank darah, mengatakan ibu yang baru melahirkan itu sudah dalam kondisi stabil pada pukul 21.00 dan suplai darah rumah sakit bisa terisi kembali.

Pada tahun 2012 dilaporkan bahwa hanya 84 dari setiap 10.000 orang di Cina yang menyumbangkan darah, meskipun pemerintah daerah pada 1998 mengeluarkan Hukum Donasi Darah Darah. Hal ini disebabkan sebagian keyakinan terkait dengan Pengobatan Tradisional Cina yang menyumbangkan darah dapat menguras energi seseorang atau memiliki efek buruk pada kesuburan seorang pria.

Sebuah skandal transfusi darah besar-besaran terjaid di tahun 1990-an yang menyebabkan sekitar 300.000 orang terinfeksi HIV, salah satu faktor terbesar mengecilkan orang untuk menyumbangkan.

Menurut Palang Merah, seseorang bisa mendonorkan darah setiap 56 hari tanpa menyebabkan kerusakan pada tubuh. Awal tahun ini, seorang pria di Changchun, Jilin, menjadi pemberitaan karena membuat 147 donor darah dalam waktu 10 tahun untuk membantu istrinya, yang menderita amnesia dan myasthenia. (mac/tribunjabar)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved