Riezka Rahmatiana
Sempat Diejek dan Dijauhi
KESUKSESAN yang kini dimiliki Riezka bukan tanpa pengorbanan. Menurutnya, banyak sekali yang dia korbankan baik tenaga, waktu, maupun pikiran.
KESUKSESAN yang kini dimiliki Riezka bukan tanpa pengorbanan. Menurutnya, banyak sekali yang dia korbankan baik tenaga, waktu, maupun pikiran. Riezka memulai.usahanya saat masih kuliah, karenanya dia banyak mengorbankan waktu luang dan waktu main saat masih menjadi mahasiswa. Banyak aktivitas anak muda yang akhirnya dia tinggalkan.
"Banyak banget yang dikorbanin. Pertama waktu main saya, yang harusnya kan anak kuliahan nongkrong sama temen-temen untuk main, nonton, ngafe kek pokoknya happy-happy gitu," ujar Riezka.
Selain jadi tidak punya waktu untuk main, Riezka juga jadi tidak mempunyai teman dan dicemooh teman-teman kuliahnya karena berdagang. "Harusnya punya banyak temen malah gak punya temen sama sekali karena pada bilang ngapain sih jualan-jualan gitu. Jadi kalau dideketin Riezka, ‘Hati-hati loh bakal ditawarin’," ujar Riezka.
Namun, hal-hal yang dia korbankan serta hal-hal pahit yang dia rasakan itu tidak membuatnya menyesal memilih untuk fokus merintis bisnis sejak kuliah. Hal ini karena, hasilnya memuaskan dan bisa dia nikmati sekarang. Mungkin saat ini rekan seumurannya sedang sibuk mencari pekerjaan, dia justru sudah memiliki penghasilan yang lebih dari cukup untuk membiayai hidup dia dan keluarganya. Riezka bersyukur karena dia telah memulai sejak dulu sehingga manfaatnya bisa dirasakan sekarang.
Riezka memilih usaha kuliner karena pada dasarnya dia suka dengan makanan dan gemar berada di dapur. Menurutnya, ketika kita melakukan sesuatu yang sesuai dengan kegemaran kita, maka ketika kita gagal atau merugi, kita tidak akan sedih ataupun merasa kecewa dan akan semangat untuk bangkit memulai lagi. (tj3)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/riezka-rahmatiana_20150802_064230.jpg)