Layanan PDAM Kota Bandung
Warga Cibadak dan Kopo Elok Keluhkan Air PDAM Kotor dan Bau
Warga mengeluh karena air keruh dan sangat bau sehingga tidak layak untuk mandi apalagi untuk minum.
Penulis: Tiah SM | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM
BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Air bersih PDAM Tirtawening Kota Bandung yang mengalir ke wilayah kecamatan Astanaanyar, Kelurahan Cibadak berbau dan kotor, Sabtu (01/08/2015).
Warga RW 07 Cibadak mengeluh karena air keruh dan sangat bau sehingga tidak layak untuk mandi apalagi untuk minum.
Seperti dikatakan Puah (30), warga RT 04 RW 07 akibat kondisi air PDAM seperti itu, keluarganya tak bisa mandi. "Kalau mandi badan bukan bersih tapi jadi bau dan kotor," ungkapnya dengan nada kesal.
Tak hanya Puah yang merasa kesal, Pety juga mengeluh karena tak bisa mencuci pakaian.
"Hari Sabtu jadwal mencuci tapi air hitam dan bau. Saya sudah lapor ke PDAM tapi jawabnya Senin baru di cek," katanya.
Air kotor dan bau tidak hanya terjadi di wilayah Astanaanyar. Kawasan Kopo Elok pun airnya bau sejak Sabtu (1/8/2015) pagi sampai malam.
"Air kotor dan bau comberan" ujar Hj Susana warga Kopo Elok.
Sementara itu Plt Dirut PDAM Kota Bandung, Iming Ahmad mengatakan, keruh dan bau air PDAM kemungkinan ada kebocoran namun belum ditemukan posisi bocornya.
"Petugas sudah mengecek ke lapangan dan mengambil sample air untuk diperiksa ke laboratorium, hasilnya nanti diberitahukan," ujar Iming.
Sedangkan Humas PDAM Kota Bandung, Tarsum mengatakan jajarannya kini sedang meneliti penyebab bau dan kotor air PDAM.
Menurutnya tidak semua pelanggan di Kota Bandung kondisi airnya menjadi kotor karena dari daerah lain tak ada laporan.
"Yang lapor hanya warga Cibadak dan Kopo Elok saja," ujar Tarsum. (*)