Masa Orientasi Siswa Baru
Kepsek SMAN 10 Ingin Aksi Kekerasan Diselesaikan Secara Kekeluargaan
Kalau masih upaya kekeluargaan kita akan lakukan upaya itu. Ini terjadi pada anak-anak kita walaupun M alumni dan yang melakukan pemukulan bukan siswa
Penulis: dra | Editor: Kisdiantoro
BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Kepala Sekolah SMAN 10 Bandung Isnaeni Zakiah menuturkan telah mendapatkan laporan terkait adanya kekerasan terhadap anak muridnya F (15) siswi kelas 11 SMAN 10 Bandung.
"Saya baru denger laporan tadi, terus laporan barusan dari orang tuanya tentang kejadiannya itu kemarin ketika kita selesai dengan aktivitas sekolah," ujar Isnaeni di ruang kerjanya, Selasa (28/7/2015).
Setelah mendapatkan laporan, pihaknya pun langsung memanggil M yang merupakan alumni SMAN 10 tersebut. Berdasarkan pengakuan M, lanjut Isnaeni, F dinilai berlaku tak menyenangkan terhadap A pihak luar sekolah yang melakukan aksi kekerasan.
Ia mengatakan, saat kejadian, memang masih ada alumni yang datang ke sekolah. Kedatangan alumni itu untuk mengurus dokumen-dokumen yang dibutuhkan alumni tersebut.
"Seperti melegalisir ijazah, jadi mereka masih ngurus ke sekolah," katanya.
Ia mengatakan, saat ini pihak sekolah akan memanggil terlebih dahulu orangtua siswa dari M untuk menyelesaikan kasus ini. Pihaknya pun berharap agar kasus ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan.
"Kalau masih upaya kekeluargaan kita akan lakukan upaya itu. Ini terjadi pada anak-anak kita walaupun M alumni dan yang melakukan pemukulan bukan siswa kita, tapi kita berada di dunia pendidikan," katanya.
Salah seorang orangtua siswa, Mila bersama anak perempuannya F (15) siswi kelas 11 SMAN 10 Bandung mendatangi SMAN 10 Bandung, Jalan Cikutra, Kota Bandung, Selasa (28/7/2015). Ia hendak mengadukan kejadian kekerasan yang dilakukan oleh siswi alumni SMAN 10 yang terjadi di SMAN 10 Bandung.
Mila menuturkan, kekerasan yang diterima oleh anaknya ini dilakukan pada Senin (27/7/2015) sore. Anaknya ini didatangi oleh dua orang yakni A (pihak luar) dan M yang merupakan alumni SMAN 10 Bandung yang baru lulus tahun ini. (dra)