Liputan Arus Balik 2015
Arus Balik di Panembong-Gentong Mulai Longgar
sesekali bisa memacu kendaraan hingga 30 km per jam. Tidak seperti hari-hari sebelumnya yang mengalami stagnan di tanjakan Gentong.
Penulis: Firman Suryaman | Editor: Machmud Mubarok
TASIKMALAYA, TRIBUNJABAR.CO.ID - Arus balik lintas selatan di ruas jembatan layang Panembong-Gentong, Kabupaten Tasikmalaya, mulai sedikit melonggar pada H+7 Jumat (24/7). Arus kendaraan tak lagi stagnan tetapi sudah bisa merayap dan bahkan sesekali tingkat kepadatan melonggar sehingga kendaraan bisa melaju 20-30 km per jam.
Arus kendaraan tersendat hanya di pertigaan Pamoyanan serta muara lingkar Gentong yang membentuk //bottle neck//. Namun tidak sampai menimbulkan kemacetan. Namun polisi memperkirakan jumlah kendaraan arus balik tidak akan meningkat pada Sabtu (25/7) dan Minggu (26/7) yang merupakan hari terakhir libur Idul Fitri.
"Saat ini arus balik terpantau padat merayap dan ramai lancar. Bahkan sesekali bisa memacu kendaraan hingga 30 km per jam. Tidak seperti hari-hari sebelumnya yang mengalami stagnan di tanjakan Gentong. Kemungkinan ini akan terjadi sampai libur Lebaran habis," ungkap Kasatlantas Polres Tasikmalaya Kota, AKP Suharto.
Sampai Jumat ini, menurut Suharto, angka kecelakaan arus mudik dan balik di lintas selatan juga turun drastis. Pihaknya hanya mencatat enam kasus kecelakaan lalu-lintas. Dua korban meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka-luka. Semua kasus melibatkan sepeda motor.
Kurnia, kondektur bus Doa Ibu, menuturkan, arus lalu-lintas kawasan Gentong mulai melonggar. Dari Terminal Antarkota Tasikmalaya hingga Gentong sudah bisa ditempuh dengan 1,5 jam perjalanan. Padahal hari sebelumnya ditempuh minimal 3-5 jam. "Sekarang sudah mulai melonggar. Beruntung truk-truk pasir Galunggung masih banyak yang belum beroperasi, sehingga arus lebih lancar," ungkapnya melalui sambungan telepon. (stf)