Tes Urine

Kepala BNN: Kemacetan Sebabkan Sopir Tegiur Gunakan Narkoba

Kalaupun merasa fit, itu hanya sejenak saja. Kalau pakai narkoba itu bisa hilang keseimbangan dan hilang konsentrasi.

Kepala BNN: Kemacetan Sebabkan Sopir Tegiur Gunakan Narkoba
TRIBUN JABAR/TEUKU MUH GUCI S
Sejumlah pengemudi angkutan umum mengikuti pengecekan urine di Terminal Cicaheum, Jumat (10/7/2015). 

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Kepala BNN Kota Bandung, AKBP Yeni Siti Saodah, mengatakan, pengemudi angkum memang sangat berpotensi menggunakan semua jenis narkoba terutama menjelang arus mudik ini. Pasalnya para pengemudi membutuhkan stamina yang kuat terutama ketika menghadapi kemacetan yang terjadi pada arus mudik Lebaran.

"Karena dampaknya kemacetan itu mungkin saja para sopir menggunakan narkoba untuk menenangkan diri. Tentunya ada dampaknya untuk pengemudi yang menggunakan narkoba. Apalagi mereka membawa penumpang itu yang kita paling khawatirkan sehingga perlu diantisipasi pada arus mudik ini," ujar Yeni kepada Tribun di Terminal Cicaheum, Jumat (10/7).

Menurut Yeni, sejatinya penggunaan narkoba bagi para pengemudi sangat berdampak buruk terutama ketika membawa penumpang. Dampak narkotika itu sifatnya halusinogen dan depresan sehingga sangat berbahaya ketika mengendarai kendaraan.

"Kalaupun merasa fit, itu hanya sejenak saja. Kalau pakai narkoba itu bisa hilang keseimbangan dan hilang konsentrasi. Itu yang membahayakan kalau mengendarai kendaraan," kata Yeni.

Selain mengecek kandungan narkoba dalam urine para pengemudi, sambung Yeni, pihaknya juga mendeteksi pengemudi yang mengonsumsi minuman energi yang berlebihan. Pasalnya hal tersebut juga berdampak negatif dan menimbulkan efek ketagihan bagi para pengemudi. Menurutnya, para pengemudi juga harus mengurangi tingkat konsumsi minuman energi.

"Hal ini seperti kasus kecanduan minum obat batuk yang setiap harinya bisa 15 bungkus setiap hari. Itu tidak baik dah sudah termasuk kategori kecanduan sehingga harus direhabiltiasi. Jadi memang minum minuman energi tidak boleh berlebihan," kata Yeni. (cis)

Penulis: cis
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved