Longsor di Purwakarta

BREAKING NEWS: Bupati Dedi Instruksikan Tutup Tambang Tanah di Batu Tumpang

Itu kan pasti ilegal, si kadesnya dan camatnya kemana saja, enggak ada laporan ke saya. Tapi saya intruksikan pada mereka agar menutup tambang pasir

BREAKING NEWS: Bupati Dedi Instruksikan Tutup Tambang Tanah di Batu Tumpang
istimewa
Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi. 

PURWAKARTA, TRIBUNJABAR.CO.ID - Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi intruksikan Kepala Desa Batu Tumpang dan Camat Tegalwaru untuk menutup sejumlah lokasi tambang pasir di desa tersebut, menyusul tewasnya penambang tradisional setempat bernama Apidi (49) tertimbun longsoran tambang pasir, Senin (6/7).

"Itu kan pasti ilegal, si kadesnya dan camatnya kemana saja, enggak ada laporan ke saya. Tapi saya intruksikan pada mereka agar menutup tambang pasir itu dalam dua hari ke depan," ujar Dedi melalui ponselnya.

Ia mengatakan jauh-jauh hari telah mengintruksikan setiap kepala desa di Purwakarta untuk menghentikan setiap aktifitas tambang pasir ilegal di wilayahnya.

"Masih ada korban belum laporan juga, kan itu jelas-jelas ilegal. Pokoknya, kalau itu kades dan camat enggak bisa tutup galian pasir, saya tahan honornya dua bulan," ujarnya.

Ia menjelaskan penertiban lokasi galian pasir tidak hanya tanggung jawab pemerintah di tataran bupati dan jajarannya saja. Namun, harus serentak dengan melibatkan aparat pemerintahan desa.

"Pemerintahan desa juga harus aktif, kalau ilegal ya tutup, jangan tunggu ada korban," ujar Dedi.

Seperti diketahui, warga Desa Batu Tumpang Kecamatan Tegalwaru Kabupaten Purwakarta, Apidi (49), penambang tradisional galian pasir tewas tertimbun longsor. (men)

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved