Pedagang di Pasar Warungkondang Cianjur Merugi Capai 70 Persen
SEJUMLAH pedagang di Pasar Warungkondang mengeluhkan belum masuknya angkutan umum ke lokasi pasar yang baru.
Penulis: Dian Nugraha Ramdani | Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Dian Nugraha Ramdani
CIANJUR, TRIBUNJABAR.CO.ID - Sejumlah pedagang di Pasar Warungkondang mengeluhkan belum masuknya angkutan umum ke lokasi pasar yang baru. Hal itu verakibat pada kurangnya pengunjung ke pasar tersebut, bahkan hingga pekan kedua Ramadan ini.
Koordinator Pedagang Pasar Rakyat Warungkondang, Usman Nurulhakim menuturkan, akibat belum adanya angkutan umum yang berbelok ke lokasi pasar yang baru, yakni di Kampung Cipadang Desa Cikaroya Kecamatan Warungkondang, sejak awal diresmikan awal 2015 lalu, pedagang merugi 70 persen.
"Siapa yang mau belanja? Orang-orang lebih memilih ke Pasar Cianjur atau ke Pasar Gekbrong dibanding harus ke Pasar Warungkondang. Mana janji pemerintah, waktu itu sebelum diresmikan, Bupati sendiri yang menjanjikan bahwa angkot harus lewat ke Pasar. Sekarang sudah 7 bulan pasar beroperasi, belum ada angkot yang lewat." ujar Usman, di Warungkondang, Senin (29/6/2015).
Sperti diketahui, Lokasi pasar Warungkondang yang sebelumnya di Desa Jambudipa dipindah ke Desa Cikaroya akibat kebakaran hebat yang melanda pasar tersebut tahun 2010.
Saat ini, ada tiga trayek yang hendak diarahkan untuk berbelok ka Pasar. Trayek itu adalah Gekbrong-Cianjur, dan Cianjur-Lampegan dan Cianjur-Tegal Lega. (*)
//NIAT MAU BERTANYA DI KANTOR LEASING, PULANG MALAH DIKEROYOK . . .http://bit.ly/1IDcG38Polisi sudah menerima laporan tersebut pada Jumat 26 Juni 2015.
Posted by Tribun Jabar Online on Sunday, June 28, 2015