Ramadan 2015

Jelang Lebaran, Perajin Batik Perbanyak Stok

Perajin batik asal Trusmi, Kabupaten Cirebon, Hj An mengatakan, produksi batik menjelang Lebaran ini diperbanyak.

Penulis: roh | Editor: Dedy Herdiana
TRIBUN JABAR / IDA ROMLAH
Perajin menunjukkan batik tulis khas Cirebon di kiosnya di Pasar Batik Trusmi, Kabupaten Cirebon, Senin (20/4/2015). Sejak diresmikan enam hari lalu, Pasar Batik Trusmi cukup ramai didatangi pembeli. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ida Romlah

CIREBON, TRIBUNJABAR.CO.ID - Menjelang Lebaran, perajin batik di Cirebon telah menyiapkan stok batik yang lebih banyak dari biasanya. Mereka menaikkan jumlah produksi agar dapat memenuhi permintaan pelanggan.

Perajin batik asal Trusmi, Kabupaten Cirebon, Hj An mengatakan, produksi batik menjelang Lebaran ini diperbanyak. Bahkan, kata dia, itu sudah dilakukan sejak sebulan lalu.

"Kalau batik kain sudah diperbanyak sejak sebulan lalu. Yang dikerjakan sekarang adalah mengubahnya menjadi pakaian jadi seperti blues, hem, kemeja, gamis, dan sebagainya," kata Hj An di tokonya, Pasar Batik Weru, Jumat (26/6/2015).

Kebetulan, kata dia, banyak pelanggan yang menggemari pakain jadi dari batik. Untuk memanjakan pelanggan, ia pun membuat pakaian jadi dari kain batik dengan model yang trendy dan up date.

Perajin batik lain, Aliyah juga mengaku hal sama. Ia sudah menyetok kain batik dalam jumlah hampir dua kali lipat dari biasanya menjelang Lebaran ini. "Biasanya kan permintaan tinggi kalau jelang Lebaran dan setelah Lebaran. Setelah Lebaran karena banyak yang hajatan," katanya.

Saat ini, kata Aliyah, tren batik adalah baju koko dari kain embos bermotif batik. Namun motifnya hanya ada di bagian dada, tidak di semua bagian kain.

"Ini sedang tren, karena sekarang kan Ramadan sehingga baju koko batik seperti ini sedang tren," kata Aliyah. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved