Breaking News:

Jokowi Habis Di-Bully Akibat Sebut Tempat Kelahiran Soekarno di Blitar

Bahkan Politisi dari Partai Demokrat Roy Suryo turut berkomentar

twitter @widodo2607

TRIBUNJABAR.CO.ID - Presiden Joko Widodo menghadiri peringatan puncak Hari Lahir Pancasila di Alun-alun Blitar, Jawa Timur, Senin (1/6/2015).

Saat berpidato, Presiden Jokowi mengaku selalu mengalami hal yang sama saat datang ke kota tempat Soekarno dimakamkan.

"Setiap kali saya berada di Blitar, kota kelahiran proklamator kita, bapak bangsa kita, Bung Karno hati saya selalu bergetar. Getaran ini senantiasa muncul karena di kota ini, kita secara bersama-sama menghayati, semangat yang bersumber pada ide dan gagasan besar bung Karno," kata Jokowi.


Presiden Joko Widodo saat pidato dalam perayaan Hari Lahir Pancasila di Blitar, Jawa Timur. --Tribunnews.com/Wahyu Aji.

Jokowi juga teringat dengan pidato Bung Karno 1 Juni 1945 di hadapan Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Saat itu Soekarno menyatakan bahwa Pancasila berkobar-kobar dalam dadanya berpuluh tahun.

"70 tahun lalu di hadapan BPUPKI beliau (Bung Karno) menyatakan, diterima atau tidak terserah saudara-saudara, tapi saya sendiri mengerti, bahwa nggak ada satupun negara yang bisa menjelma (merdeka) dengan sendirinya," kata Jokowi.

Dari beberapa kutipan pidato Jokowi  itu, ternyata ada yang membuat banyak netizen bereaksi. Pasalnya netizen menganggap bahwa Jokowi telah keliru dengan menyebutkan Soekarno lahir di Blitar.

Bahkan Politisi dari Partai Demokrat Roy Suryo turut berkomentar soal Jokowi yang diberitakan media online telah menyebutkan tempat kelahiran Soekarno adalah di Blitar.

"Tweeps, Ini yg Tidak Tahu Sejarah Penulis Pidato-nya atau Siapa ...?, tulis Roy Suryo di akun twitter miliknya ‏@KRMTRoySuryo.

Halaman
12
Penulis: Fauzie Pradita Abbas
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved