Rabu, 8 April 2026

Prostitusi Saritem

Wagub Minta Pemkot Bandung Konsisten Awasi Saritem

Yang penting ditertibkan terus. Saya sepakat bahwa setelah dilarang itu ada pengawasan.

Penulis: Isa Rian Fadilah | Editor: Kisdiantoro
TRIBUN JABAR/Bukbis Candra Ismet Bey
Sejumlah petugas polisi menjaga ketat kawasan Polsek Andir, Jalan Saritem, Desa Kebon Jeruk, Kecamatan Andir, Kota Bandung (25/5/2015) malam. Penjagaan tersebut terkait aksi warga protes masalah penyegelan yang dilakukan polisi tadi pagi. 

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung konsisten mengawasi Saritem. Dengan begitu, aktivitas prostitusi bisa dicegah.

"Pengawasannya mungkin kurang jadi memang mesti konsisten. Jadi jangan dianggap selesai, tapi bagaimana upaya mencegah hal itu agar tidak lebih jauh," kata Demiz di Gedung Sate, Selasa (26/5).

Demiz menyebut masalah Saritem memang sulit untuk dibereskan. Ia sepakat bahwa lokalisasi Saritem Bandung harus ditutup dan harus ada pengawasan dari Pemerintah Kota Bandung agar tidak beroperasi kembali.

"Yang penting ditertibkan terus. Saya sepakat bahwa setelah dilarang itu ada pengawasan. Persoalannya kadang-kadang sudah ditindak tapi tidak ada pengawasan. persoalan jadi muncul lagi kan," kata Demiz.

Demiz mengatakan pelacuran memang sulit untuk dihilangkan karena masalah pelacuran telah ada sejak jaman dahulu. Namun, pemerintah bisa mengupayakan agar pelacuran tidak terus berkembang.

"Pelacuran memang tidak bisa dicegah selama bumi ini masih ada, tapi kita bisa berusaha mengurangi. Kalau ada di jalanan dibersihkan lagi, kalau ada yang online dilacak lagi. ini perjuangan sepanjang bumi ada," katanya. (isa)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved