Badan Narkotika Nasional
Dipecat Jadi Aparat, Pria Ini Kedapatan Nyabu di Kosan Seorang Perempuan
PEREDARAN narkoba jenis sabu di Kabupaten Garut sudah merambah sampai kawasan rumah-rumah kos di perkotaan.
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam
GARUT, TRIBUNJABAR.CO.ID - Tersangka yang diamankan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Garut ini berinisial SA (35).
Saat penggeledahan, dia tengah diam di kamar kos yang disewa seorang perempuan berinisial E.
Saat dimintai keterangannya, SA mengaku sempat bertugas sebagai aparat negara dan sudah dipecat secara tidak hormat.
Untuk menindaklanjuti pengakuan ini dan kartu anggota yang dimiliki SA, Anas mengatakan segera berkoordinasi dengan Detasemen Polisi Militer.
Selain barang bukti berupa sabu seberat 0,79 gram, ditemukan juga alat pemakaian sabu berupa botol air mineral, sedotan, dan sebuah pipa kaca.
Peredaran narkoba jenis sabu di Kabupaten Garut sudah merambah sampai kawasan rumah-rumah kos di perkotaan.
Hal ini terbukti dengan keberhasilan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Garut dalam mengungkap mantan aparat negara yang diduga sebagai pengguna sabu di rumah kosnya.
Kepala BNN Kabupaten Garut, Anas Saepudin, mengatakan penangkapan ini berawal dari laporan warga.
Saat itu, warga mencurigai dugaan penggunaan narkotika di sebuah rumah kos di Kampung Nusa Indah, Desa Jayaraga, Kecamatan Tarogongkidul.
Menanggapi hal ini, BNN Kabupaten Garut segera menyelidikinya bersama BNN Provinsi Jawa Barat.
"Ada kecurigaan kegiatan penggunakan narkotika oleh tiga orang. Setelah kami ke TKP, di sana kami temukan satu orang bersama barang bukti berupa sabu sisa pakai seberat kurang dari 1 gram dan alat yang biasa digunakan untuk mengonsumsi sabu," kata Anas, Jumat (8/5/2015).
SA, katanya, diancam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika pasal 114 dan 127 tentang kepemilikan narkotika dengan ancaman hukuman penjara maksimal selama lima tahun.
"Kami masih mengembangkan apakah ada tersangka lain, dari mana dia mendapat sabu, dia hanya sebagai oengguna atau pengedar. Kami melimpahkannya kepada BNN Provinsi Jawa Barat," ujarnya.
Anas mengatakan pihaknya pun telah melakukan operasi gabungan terhadap rumah-ruamh kos di kawasan tersebut dan sejumlah tempat hiburan.
Warga, katanya, diimbau unuk mewaspadai peredaran narkotika yang tidak mengenal tempat, termasuk rumah kos. (sam)
WARGA JAKARTA INGIN RIDWAN KAMIL JADI GUBERNUR DKI. TERUS GIMANA DENGAN AHOK?BACA===>http://jabar.tribunnews.com/2015/05/07/warga-jakarta-ingin-ridwan-kamil-jadi-gubernur-ahok-tak-merasa-tersaingi
Posted by Tribun Jabar Online on Thursday, May 7, 2015
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/kepala-bnn-kabupaten-garut-anas-saepudin-perlihatkan-sabu_20150508_094757.jpg)