Rabu, 29 April 2026

Pendidikan di Purwakarta

Kurangi Beban Buruh, Pemerintah Sediakan Makanan Bergizi di Setiap Sekolah

Kami enggak mau semua orang tua apalagi buruh dengan penghasilan pas-pasan terbebani dengan bekal anak sekolah

Penulis: Mega Nugraha | Editor: Kisdiantoro

PURWAKARTA,TRIBUNJABAR.CO.ID - Pemkab Purwakarta telah lama melarang pedagang berjualan di area sekolah di seluruh Purwakarta.

Tidak hanya itu, pemerintah juga telah menyediakan asupan makanan bergizi di setiap sekolah, mulai dari telur hingga daging sejak awal tahun ini.

Alasannya, dikatakan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi agar para orang tua siswa dari semua kalangan, tidak terlalu terbebani dengan biaya bekal anak selama di sekolah.

"Kami enggak mau semua orang tua apalagi buruh dengan penghasilan pas-pasan terbebani dengan bekal anak sekolah," ujar Dedi saat ditemui di DPRD Purwakarta, Kamis (30/4).

Ia mencontohkan, seorang anak dengan orang tua buruh pabrik dengan dua orang anak harus membiayai bekal anaknya setiap hari Rp 10 ribu. Kemudian jika lapar dan agar anak tetap sehat, siswa bisa makan makanan bergizi di sekolah.

"Jika dikalikan sebulan untuk biaya anak bisa Rp 300 ribu, untuk siswa yang orang tuanya buruh pabrik, ya berat. Makanya sejak lama kami sudah melarang pedagang apapun berjualan di sekolah," ujar Dedi.

Belum lagi jika anak bersangkutan harus mengalami gangguan kesehatan akibat memakan jajanan sembarangan.

"Orang tua yang berprofesi buruh ini tentu akan semakin terbebani dengan biaya kesehatan dan pengobatan anak, makanya kami di Purwakarta ini telah memulai program pengurangan beban biaya buruh," ujarnya. (men)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved