Selasa, 28 April 2026

Bencana Gempa

Tiga Pendaki Indonesia di Nepal Masih Belum Diketahui Nasibnya

Tim THC terakhir melakukan kontak dengan ketiganya pada 22 April melalui pesan singkat

Penulis: Firman Wijaksana | Editor: Dedy Herdiana

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Tiga pendaki asal Bandung yang berada di Nepal hingga kini belum memberikan kabar tentang keberadaan mereka usai gempa 7,9 skala richter mengguncang negara tersebut.

Ketiganya merupakan anggota dari Taruna Hiking Club (THC) yang akan menuju ke Yala Peak, Nepal yakni Jeroen Hehuwat (39), Kadek Andana (26) dan Alma Parahita (32). Yala Peak adalah gunung di wilayah Langtang, Nepal.

Tim THC terakhir melakukan kontak dengan ketiganya pada 22 April melalui pesan singkat yang menyatakan jika mereka telah tiba di Lama Hotel, Langtang. Kontak terakhir dilakukan dengan Gyaista Sampurno salah seorang anggota THC di Bandung.


twitter @NorthmenPK

Dwiko Rayanto, salah seorang anggota THC menuturkan, ketiganya bukan mau mendaki Gunung Everest. Namun akan menuju ke Yala Peak. Mereka sedang dalam misi ekpedisi Yala Peak.

"Sampai sekarang kita masih belum mendapat kabar dari mereka. Saat di Kathmandu komunikasi putus dan kita tidak dapat kabar lagi," ujar Dwiko saat dihubungi Tribun, Minggu (26/4).

Dari keterangan resmi THC di akun facebooknya menyatakan, pada saat kejadian gempa, tim berencana akan berada di sekitaran Kyangjing Gompa untuk melakukan aklimatisasi dan bermalam di ketinggian 3.700 meter. THC mengasumsikan jika saat terjadi gempa tim pendaki sangat mungkin sedang berada di luar ruangan. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved