Breaking News:

Konferensi Asia Afrika

KAA Usai, 109 Bendera Negara Peserta dari Alumunium Hilang

Menurut Arief lebih baik dikembalikan daripada berurusan dengan aparat penegak hukum.

FACEBOOK RIDWAN KAMIL
Kursi klasik di kawasan Jalan Asia Afrika rusak, bagian kayunya patah. Sementara bola batu berdeser tidak pada posisi semula dan penuh sampah. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Dibalik suksesnya peringatan ke-60 Konferensi Asia Afrika (KAA) di Kota Bandung Jumat (24/04/2015) menyisakan fasilitas publik rusak. Selain kursi klasik, pot bunga serta banyak sampah, bendera 109 negara peserta KAA terbuat dari alumunium yang menempel di batu bola hilang.

Kepala Dinas Taman dan Pemakaman Kota Bandung Arief Prasetia mengatakan bendera yang tertempel di 109 batu menghilang tanpa sisa satu pun.

"Saya himbau kepada orang yang mencuri agar mengembalikan karena akan dilacak dari CCTV sepanjang Jalan Asia Afrika terpasang," pinta Arief, Sabtu (25/04/2015).

Menurut Arief lebih baik dikembalikan daripada berurusan dengan aparat penegak hukum.
Arief juga mengakui, selain fasilitas rusak masalah lainnya sampah luar biasa banyaknya terutama bekas minuman.

Sementara kursi klasik dari besi dan kayu yang dipasang di sepanjang Asia Afrika, dikatakan Arief ada yang patah tempat duduknya.

Yang patah itu ditemukan ada dua buah kursi klasik yang diduga akibat diinjak saat foto-foto. Selain itu ada pot bunga yang rusak dan ada dua bola batu yang bergeser dari tempatnya, yakni di Jalan Cikapundung dan Jalan Asia Afrika.

"Bola batu tidak menggelinding hanya lepas dari pasaknya, jumlahnya hanya dua," ujar Arief. (*)


//

RIDWAN KAMIL: "KALAU KURSI AJA KAMU PATAHIN GIMANA HATI AKU ? #AkuTuhGabisaDiginiin #HaturNuhunBACA--->http://bit.ly/1ORcWPohimbauan kepada warga untuk sama-sama turut serta menjaga fasilitas Kota,..

Posted by Tribun Jabar Online on Saturday, April 25, 2015
Penulis: Tiah SM
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved