Breaking News:

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial

Peserta BPJS Mandiri di Purwakarta Keluhkan Persalinan Tidak Dicover

DIA tercatat sebagai pasien BPJS kelas III.

Penulis: Mega Nugraha | Editor: Dicky Fadiar Djuhud
DOKUMENTASI TRIBUN JABAR
Ilustrasi Menggugat Faskes BPJS 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

PURWAKARTA, TRIBUNJABAR.CO.ID -  Irma Wahyuni (28) warga Kampung Beringin Desa Nagri Kaler Kecamatan dan Kabupaten Purwakarta terpaksa harus membayar biaya persalinan untuk kelahiran anaknya yang pertama sebesar Rp 930 ribu, di RS Siloam Purwakarta.

Padahal, dia tercatat sebagai pasien BPJS kelas III. Irma sendiri masuk pada 13 April dan keluar dari rumah sakit pada 14 April.

"Kami telah punya surat rujukan dari pelayanan tingkat pertama ke RS Siloam. Semuanya pake BPJS kelas III. Tapi di RS Siloam, anak saya harus bayar lagi biaya persalinan sebesar Rp 930 ribu," kata Dayat (57), orang tua Irma Wahyuni ketika ditemui di Jalan Kemuning, Purwakarta, Jumat (17/4/2015).

Ia mengatakan saat itu ia mengantar anaknya persalinan kelahiran. Bahkan, ia menyerahkan kartu BPJS pada petugas RS Siloam.

"Saya sih enggak minta uang kembali cuma yang jadi pertanyaan kenapa pakai kartu BPJS tapi tetap diminta biaya persalinan," ujarnya.

Suami anaknya sendiri kini sudah tidak bekerja lagi di pabrik di Purwakarta. Begitu juga dengan Irma yang hanya ibu rumah tangga biasa. Namun, awalnya ia mengaku tenang karena meski pengangguran, masih bisa mendapat perawatan kesehatan dari BPJS.

"Tapi kalau sudah gini saya kecewa, apa fungsinya BPJS," kata Dayat.

Terpisah, melalui sambungan telpon, Humas RS Siloam Nita Anjani Dewi membenarkan Irma melahirkan di RS Siloam dan sempat memberikan kartu BPJS kelas III.

"Tapi ternyata ibu Irma ini pakai BPJS Mandiri dan aturan dari BPJS nya kalau pake kartu BPJS Mandiri biaya persalinan tidak dicover," kata Nita.

BPJS Mandiri merupakan peserta BPJS yang membayar iurannya ditanggung sendiri. Berbeda halnya jika peserta BPJS tersebut merupakan peserta yang didaftarkan oleh perusahaannya atau institusi pemerintah.

"Kalau peserta BPJS non mandiri biaya persalinan bisa dicover. Saya juga sudah minta ke petugas kami agar menjelaskan hal ini ke setiap pasien BPJS Mandiri, tapi mungkin petugas kami keliru," kata Nita.

Adapun jika peserta BPJS Mandiri ini ingin persalinan kelahirannya dicover, ibu yang mengandung harus mendaftarkan bayi dalam kandungan jadi peserta BPJS.

"Kalau dicover si anak dalam kandungan harus daftarkan anaknya ke BPJS sebelum melahirkan," kata Nita. (men)

//

PEMBUNUH TATA CHUBBY LAKUKAN "BEGITUAN" TAPI TIDAK TUNTAS.BACA---->http://bit.ly/1b4KeOsDia merasa tersinggung dan...

Posted by Tribun Jabar Online on Wednesday, April 15, 2015
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved