Persib Bandung Vs Semen Padang
Ini Tanggapan Pemkab Bandung Soal Padamnya Listrik Stadion Si Jalak Harupat
Kabag Humas Pemkab Bandung, Achmad Kosasih mengatakan, matinya lampu stadion bukan karena kesalahan Pemkab Bandung sebagai pengelola Jalak Harupat.
Penulis: Firman Wijaksana | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana
SOREANG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Matinya lampu Stadion Si Jalak Harupat pada menit ke 87 dalam pertandingan perdana Persib Bandung melawan Semen Padang mengakibatkan laga harus terhenti. Pemkab Bandung pun menyanggah jika matinya lampu akibat masalah listrik.
Kabag Humas Pemkab Bandung, Achmad Kosasih mengatakan, matinya lampu stadion bukan karena kesalahan Pemkab Bandung sebagai pengelola Jalak Harupat. Menurutnya lampu stadion yang padam hingga dua kali akibat pihak panitia pelaksana (panpel) yang kurang tanggap.
"Ini kan pakai genset untuk menyalakan listriknya. Soalnya jika pakai listrik dari PLN enggak akan kuat. Panpel biasanya kasih solar untuk genset sampai 1000 liter. Tapi ini kurang (solarnya) jadi lampu stadion padam," ujar Achmad yang menguti keterangan dari Kepala Dispopar Kabupaten Bandung Ahmad Johara saat menghubungi Tribun, Sabtu (4/4).
Achmad menambahkan, kurangnya solar yang diberikan untuk menghidupkan genset, akibat panpel tak menduga jalannya pertandingan akan molor hingga malam hari. Pasalnya jika sesuai rencana jadwal pertandingan selesai pada sore hari.
"Ternyata kan sampai malam. Tadi juga sudah ngontak PLN tapi memang enggak kuat. Itungan panpel kan pertandingannya tidak sampai malam," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/stadion-si-jalak-harupat-mati-lampu_20150404_182428.jpg)