Human Trafficking

Polres Garut Masih Melacak 8 Warga Garut Dugaan Korban Trafficking

Dadang awalnya berangkat ke Bali untuk bekerja sebagai nelayan cumi-cumi bersama tujuh rekannya

Polres Garut Masih Melacak 8 Warga Garut Dugaan Korban Trafficking
TRIBUN JABAR/M SYARIF ABDUSSALAM
Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Garut, Ipda Wien Christianingsih. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam

GARUT, TRIBUNJABAR.CO.ID - Polres Garut tengah melacak keberadaan delapan warga Garut yang dikabarkan diduga menjadi korban human trafficking atau perdagangan manusia di wilayah timur Indonesia.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Garut, Ipda Wien Christianingsih, mengatakan delapan warga Garut tersebut di antaranya Dadang Kurnia (47), warga Kampung Cibangban, Desa Karangmulya, Kecamatan Karangpawitan.

Dadang awalnya berangkat ke Bali untuk bekerja sebagai nelayan cumi-cumi bersama tujuh rekannya, yakni Agus Arifin (30), Fajar Juniarwan (17), Jaenal Abdul Rohman (16), Saepul Anwar (26), Andi Radiansyah (21), Ajo, dan Gunawan. Mereka pun sebelumnya dimintai KTP, Kartu Keluarga, surat izin dari keluarga, dan surat izin dari istri, untuk bisa menjadi pegawai kontrak di perusahaan penangkapan hasil laut, PT Bandar Nelayan.

Wien mengatakan kasus serupa sempat menimpa belasan warga Kecamatan Garutkota, tahun lalu. Mereka melarikan diri dari kapalnya di kawasan timur Indonesia, dan kembali ke Garut. Mereka pun mendapat gaji sesuai perjanjian dalam kontrak.

"Kami masih mendalami kasus ini, apa benar ada unsur human trafficking. Karena berdasarkan penelusuran, mereka digaji sesuai perjanjian," katanya. (*)

Sudah sejauh mana upaya pelacakan pihak kepolisian, dan bagaimana mulainya ke-8 warga Garut itu bisa jadi korban?  Simak selengkapnya di Tribun Jabar edisi cetak, Jumat (3/4/2015). Ikuti berita-berita menarik lainnya melalui akun twitter: @tribunjabar dan fan page facebook: tribunjabaronline

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved