Harga BBM Naik

Tarif Angkutan Umum di Bogor Naik Mulai Hari Ini

Untuk tarif angkutan umun jarak dekat atau kurang dari 10 kilometer, naik Rp 500. Sedangkan tarif angkutan umum jarak jauh naik 10-20 persen.

Tarif Angkutan Umum di Bogor Naik Mulai Hari Ini
TEUKU M GUCI SYAIFUDDIN/TRIBUN JABAR
Ilustrasi 

BOGOR, TRIBUN - Tarif angkutan umum di Kota dan Kabupaten naik seiring naiknya bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan solar. Kenaikan tarif angkutan umum bervariasi antara 10-20 persen. Tarif baru ini mulai berlaku Senin (30/3/2015) ini.

Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Bogor Gunawan, mengatakan, pasca kenaikan bahan bakar minyak, pihaknya sudah menyebarkan surat edaran kepada para sopir angkutan umum terkait kenaikan angkutan umum.

"Kami juga sudah berkoordinasi dengan DLLAJ terkait kenaikan tarif angkutan umum," katanya.

Untuk tarif angkutan umun jarak dekat atau kurang dari 10 kilometer, naik Rp 500. Sedangkan tarif angkutan umum jarak jauh naik 10-20 persen.
"Contohnya tarif angkutan dari Cisarua tujuan akhir Sukasari yang semula Rp 6.000, naik menjadi Rp 8.000," ujarnya.

Gunawan menjelaskan, pihaknya akan terus menyesuaikan tarif angkutan umum mengikuti harga bahan minyak. Termasuk penyesuaian tarif angkutan umum jika April mendatang BBM kembali naik.

Penyesuian tarif juga dilakukan Organda Kota Bogor. Ketua Organda Kota Bogor Muhammad Ischak, mengatakan, tarif angkutan umum untuk pelajar naik menjadi Rp 2.500 dari yang sebelumnya Rp 2.000.

Sedangkan tarif penumpang umum naik menjadi Rp 3.500. Tarif tersebut berlaku bagi jarak dekat dan jauh. "Naik Rp 500 berlaku dari harga sebelumnya Rp 3.000," katanya.

Ischak mengatakan, telah disetujui antara Organda Kota Bogor dan DLLAJ Kota Bogor. Dikatakan Ischak, kenaikan tarif Rp 500 berlaku hingga harga BBM mencapai batas atas Rp 8.500 per liter.
Dengen demikian, jika harga BBM pada April 2015 kembali naik hingga Rp 8.500 per liter, maka tarif angkutan umum tetap seperti tarif yang berlaku pada saat ini.

"Tapi naiknya diatas Rp 8.500 per liter, makan tarif akan ditentukan lagi," katanya.

Editor: Kisdiantoro
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved