Harga BBM Naik

Harga Bawang Merah di Cirebon Terus Melambung

"Lagi susah barangnya, makanya mahal. Terus kemarin juga harga bensin dan solar naik

Harga Bawang Merah di Cirebon Terus Melambung
TRIBUN JABAR / TEUKU MUH GUCI S
ILUSTRASI -- BAWANG MERAH MINI - Pedagang sayur tengah menjual bawang merah kepada para pembeli di kiosnya di Pasar Muka, Jalan Raya Bandung, Kelurahan Muka, Kecamatan Cianjur, Minggu (15/3/2015). Ukuran bawang merah yang dijual para pedagang lebih kecil dari ukuran bawang pada umumnya. 

CIREBON, TRIBUN - Harga bawang merah di pasar tradisional di Kota Cirebon terus melambung. Selain karena pasokan yang seret, naiknya harga BBM juga ikut memicu kenaikan harga bawang merah.

Di Pasar Kramat, Kota Cirebon, Senin (30/3/2015) harga bawang merah Rp 30.000-Rp 32.000 per kilogram. Sementara di Pasar Pagi, Kota Cirebon harganya Rp 32.000-Rp 34.000 per kilogram.

"Lagi susah barangnya, makanya mahal. Terus kemarin juga harga bensin dan solar naik, sehingga ongkos distribusi sayuran juga ikut naik walau sedikit," kata pedagang sayur dan bumbu dapur, Nur.

Karena harga yang mahal, kata Nur, banyak pembeli yang mengurangi jumlah pembelian. "Biasanya kalangan ibu rumah tangga. Umpama biasa beli 1/4 kilo, sekarang malah 1 ons," katanya.

Pedagang lain, Siti menduga harga bawang merah masih akan terus naik hingga awal April. Pasalnya, kata dia, bulan ini belum waktunya panen bawang merah.

"Di sentra tanaman bawang merah di Cirebon timur dan Brebes belum musim panen, makanya harganya jadi mahal begini," kata Siti. (roh)

Penulis: roh
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved