Harga BBM Naik

BREAKING NEWS: Sopir Angkot Mogok, Calon Penumpang Terlantar

Iya mau ke Sumber. Saya enggak tahu kalau angkot GS mogok. Tadi dari kampus (IAIN) naik D2 sampai sini.

BREAKING NEWS: Sopir Angkot Mogok, Calon Penumpang Terlantar
TRIBUN JABAR/IDA ROMLAH
Seorang pengurus angkot menempelkan stiker pengumuman kenaikan tarif angkot di Kota Cirebon, Senin (30/3/2015). Tarif angkot di Kota Cirebon menjadi Rp 3.000 untuk pelajar dan Rp 4.000 untuk umum menyusul naiknya harga premium menjadi Rp 7.400 per liter dan solar Rp 6.900 per liter. 

CIREBON, TRIBUN - Sopir angkutan kota (angkot) jurusan Gunung Sari-Sumber (GS) memilih mogok beroperasi, Senin (30/3/2015) menyusul naiknya harga premium dan solar. Mereka mogok sejak pagi.

Akibatnya, sejumlah penumpang terlantar. Pelajar dan beberapa karyawan yang berangkat pagi terpaksa menumpang kendaraan lain termasuk kendaraan polisi. Sementara penumpang yang berangkat siang terpaksa harus naik ojek.

Seperti terpantau di simpang tiga Jalan Perjuangan menuju Sumber, banyak penumpang yang memilih naik ojek karena angkot GS tak beropersi. Sebagian ada juga yang memilih menelepon kerabat dan sahabatnya untuk dijemput.

"Iya mau ke Sumber. Saya enggak tahu kalau angkot GS mogok. Tadi dari kampus (IAIN) naik D2 sampai sini. Niatnya mau nyambung pakai GS, tapi rupanya GS mogok," kata seorang mahasiswi, Diah.

Pantauan Tribun, angkot GS dari pagi hingga pukul 11.00 tak tampak berseliweran di jalan. Sebaliknya, angkota GS malah banyak diparkirkan di pinggir jalan mulai dari Kalitanjung, Talun, hingga Sumber.

"Kami terpaksa mogok karena tarif angkot belum disepakati untuk naik, padahal harga premium, solar, dan sapre part sudah naik," kata sopir angkot GS, Sulaiman. (roh)

Penulis: roh
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved