Dugaan Pencemaran Nama Baik
Orangtua Perempuan yang Diberitakan Dihamili Bupati Lapor Polisi
"Saya sudah laporkan ke Polres Sumedang agar media itu bisa ditindak, pelakunya bisa ditangkap karena itu mencemari nama baik keluarga saya," ujar Kom
Penulis: Mega Nugraha | Editor: Kisdiantoro
PURWAKARTA,TRIBUN - Orang tua korban yang diberitakan anaknya dihamili Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, melaporkan pemilik media Berita Kriminal ke Polres Sumedang.
"Saya sudah laporkan ke Polres Sumedang agar media itu bisa ditindak, pelakunya bisa ditangkap karena itu mencemari nama baik keluarga saya," ujar Komar, melalui ponselnya Kamis (26/3).
Ia mengaku tidak tahu apa-apa ihwal pemberitaan itu. Hanya saja, setelah melihat media itu, ia terkejut bukan kepalang.
"Saya enggak tahu apa-apa, enggak pernah dihubungi siapapun soal kabar itu. Tahu-tahu ada berita gitu, saya merasa dicemarkan," ujarnya.
Komar juga memastikan anaknya tidak memiliki hubungan apapun dengan sang bupati. Bahkan, anaknya telah menikah dengan seorang pria di kampungnya.
"Enggak benar berita itu, anak saya enggak punya hubungan apapun dengan pak Dedi, kami difitnah," ujarnya.
Hal senada dikatakan oleh Is (20), yang diberitakan memiliki anak dari bupati. "Bohong, saya enggak ada apa-apa sama pak Bupati Purwakarta, semuanya bohong," ujarnya.
Ia mendesak pihak kepolisian segera menuntaskan kasus tersebut. "Saya ingin kasus ini tuntas karena memalukan, polisi kalau bisa segera menangkap pelakunya," ujarnya. (men)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/koran-mingguan-berita-bupati-purwakarta-hamili-siswi.jpg)