Kamis, 9 April 2026

Polwan Berjilbab

Dai Arifin Ilham Tetap Tenang Terima Komentar Jilbab Hanya Budaya

Abang sujud syukur, jazaakumullah semua bapak bapak petinggi Polri dan semua ikhwah yang berjuang hingga keluar keputusan mulia ini.

Penulis: Kisdiantoro | Editor: Kisdiantoro
FACEBOOK/ARIFIN ILHAM
Dai Arifin Ilham bersama Polwan berjilbab. 

BANDUNG, TRIBUN - Dai kondang KH Muhammad Arifin Ilham beryukur terkabulnya mimpi para Polisi Wanita (Polwan) mengenakan jilbab berdasarkan Keputusan Kapolri No 245/III/2015.

"Abang sujud syukur, jazaakumullah semua bapak bapak petinggi Polri dan semua ikhwah yang berjuang hingga keluar keputusan mulia ini. Kini terbuka bagi muslimat Polri untuk hidup bahagia, terhormat dan cantik dg busana kemuliaan jilbab," ujar Arifin di akun Facebooknya, kemarin.

Dalam postingan itu, Arifin kembali mengingatkan kepada wanita muslimat alasan mengapa wanita muslimat berjilbab.

Wanita muslimat berjilbab karena, pertama, tujuan hidup seorg mu'min adalah keridhoan Allah, "Ath thooah baabur ridho" taat berjilbab itu pintu diantara pintu keridhoan Allah.

"Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri mu'minin,"Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka." Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah dikenal dan tidak mudah di ganggu (QS Al Ahzab 59)," tulis Arifin mengutif ayat dalam Al Quran. Selain itu, ia menuliskan 6 alasan lain berjilbab.

Arifin mendoakan kepada sahabat wanita yang kini berlum berjilbab suatu saat mendapat hidayah Allah dan kemudian memutuskan berjilbab. "Abang sangat bahagia malam ini, semua memang harus sabar dan penuh kasih sayang kalau syariat Allah tujuannya."

Catatan dalam akun Facebook itu mendapatkan beragam komentar dan ribuan share. Selain setuju, ada juga yang berpendapat berbeda.

Rahmadi Bungas misalnya. Ia berpendapat bahwa keputusan Polri soal jilbab untuk Polwan akan menguras anggaran negara yang asalnya dari rakyat.
"Pak Ustazd..., dengan bertambahnya jilbab..., Anggaran akan bertambah...ingat itu..., itu uang rakyat..., pakaian itu Hanya Budaya..., Pakaian Hati lah yg menjadi Penilaian Kami..., percuma pakai Jilbab...kalo masih memalak...Uang Rakyat...mksih Wassalam."

Arifin tetap tenang meresponsnya. Ia meyakini jika jilbab digunakan dengan tujuan meraih ridho Allah, maka akan ada berkah bagi rakyat.

"SubhanAllah kalau dipakai u TAAT maka rakyatpun diberkahi ALLAH...aamiin." (dia)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved