Sukses Brand Kuyagaya Berawal dari Jualan Keliling
Banyak lika liku dalam perjalanan wanita cantik ini mendirikan sebuah usaha fashion yang sekarang menjadi trensetter anak muda di Bandung
Cantik, muda, dan sukses. Siapa yang tak mau seperti itu? Rynni Pong Tondok adalah salah satu figur perempuan sukses yang kisahnya bisa dijadikan sebagai inspirasi bagi kita para remaja yang ingin memulai sebuah usaha. Lika-liku nya dalam menjalani bisnis sandal dengan brand KUYAGAYA ini tidak mudah, Rynni harus memulai usahanya dari bawah. Kesuksesan yang ia dapat saat ini bukanlah tanpa rintangan dan hambatan. Semuanya berasal dari kerja keras dan kegigihan Rynni.
Alumni Fisip Unpar jurusan Administrasi Niaga tahun 2000 ini, berpikir untuk mencari uang tambahan dengan cara usaha karena ia ingin hidup mandiri. Hobinya berbelanja mulai dari baju, sepatu hingga aksesoris, membawa pada keinginan untuk berbisnis. Saat itu yang terlintas dipikiran Rynni berjualan pakaian. Sampai akhirnya, keingininnya pun bisa direalisasikan pada tahun 2003, Rynni mencoba untuk berjualan pakaian dengan brand-brand orang lain. Rynni menjual pakaian-pakaian itu dengan cara jualan keliling dan jualan di mobil. Modal yang didapat pun menurut Rynni dirasa masih kurang.
Berawal dari mencoba-coba membuat sandal dengan bentuk-bentuk yang unik, kemudia Rynni dengan seorang sahabatnya mencoba memasarkan produknya tersebut. Ternyata respon dari masyarakat pun baik. Hingga pada akhirnya Rynni memutuskan untuk memproduksi sandal dengan bentuk yang unik tersebut dengan nama KUYAGAYA.
Pada 2006 sandal dengan nama KUYAGAYA mulai dipasarkan. Rynni memulai dengan modal Rp 500.000. Modal tersebut ia belikan bahan-bahan pembuatan sandal. Dalam jangka waktu sebulan saja, usaha sandal Rynni sudah balik modal. Keuntungan tersebut lantas ia tambahkan untuk perluasan modal usaha, sehingga produksi sandal pun bertambah. Lambat laun, produk sandal KUYAGAYA kian merambah di pasaran. Terbukti, saat produknya laris terjual sebanyak 300 pasang sandal di Bazaar Gadis, Jakarta. Keuntungan yang diraih pun cukup besar, mencapai 38 juta rupiah.
Perputaran uang pada tahun ke tiga Rynni berwirausaha, mulai menghasilkan dan menguntungkan. Apalagi ditambah dengan adanya KUYAGAYA ini sanggup untuk membuka lahan usaha baru, yaitu dengan mendirikan sebuah kafe. Bermodalkan semangat dan kerja keras Rynni mampu bertahan dengan bisnis ini sampai sekarang. Walaupun sudah banyak bermunculan produk-produk sandal baru.
Dibalik pria sukses ada wanita hebat di belakangnya, inilah bunyi ungkapan bagi pria-pria sukses yang menjalani sebuah usaha. Tapi ada ungkapan yang dirasa cocok untuk seorang Rynni yaitu dibalik wanita sukses ada keluarga hebat di belakangnya.
“Saya menjalani usaha saya ini sendiri tapi semua itu juga tidak lepas dari dukungan keluarga, walaupun bukan dukungan materi tetapi support mereka sangat berharga bagi saya,” ujar Rynni.
Berani Menangkap Peluang.
Menangkap peluang bisnis, idealnya tergantung dan sesuai pada kebutuhan. Alasan Rynni memulai usaha karena Rynni menganggap sandal dan baju adlah salah satu kebutuhan pokok yang digunakan oleh masyarakat. Di awal Rynni merintis usaha ini, Rynni hanya berpikir sederhana bagaimana produknya bisa dikenal di Bandung. Rynni menjelaskan orang-orang yang tidak berani mengambil peluang adalah orang-orang yang tidak menghargai bakat atau potensi yang ada di dalam dirinya sendiri.
Jatuh bangun adalah hal yang biasa di dalam dunia bisnis. Jatuh bangun diperlukan untuk menumbuhkan kita menjadi seorang pengusaha yang kuat dan yang terpenting ketika memulai usaha jangan lupa untuk terus memperluas relasi dan selalu menjaga kualitas barang yang diproduksi dengan baik, agar para pelanggan selalu merasa puas.
Kompetitor terberat adalah diri sendiri. Rynni tak menghiraukan keberadaan produsen yang bergerak di bidang yang sama dengan dirinya, mengalahkan kemalasan dan egois diri sendiri adalah hal yang Rynni anggap paling berat saat ini.
“Kalau mau memulai berbisnis haruslah tekun dan tetap fokus. Namanya juga kita sedang usaha naik dan turunnya usaha kita itu sudah biasa, kita harus tetap semangat. Pada saatnya nanti kita akan merasakan hasil dari buah kesabaran dan kegigihan kita ini,” ucap ibu satu anak ini.
Jangan pernah takut untuk memulai sesuatu, apalagi di bidang bisnis mulailah dengan gerakan wirausaha agar bangsa muda kita, bertambah jumlah entrepreneur nya. Membuka bisnis berarti membuka kesempatan lapangan pekerjaan baru untuk orang lain. (tj2/tj3)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/rynni-pong-tondok.jpg)