Limbah Kulit
Limbah Kulit Masih Menggunung di Kaki Gunung Guntur
Kaki Gunung Guntur yang tercemar sampah dan limbah tersebut masuk ke dalam hamparan Kamojang.
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Kisdiantoro
GARUT,TRIBUN - Sejak diketahui akhir Januari 2015, tumpukan sampah dan limbah di kaki Gunung Guntur masih terlihat menumpuk, Selasa (10/3). Sebagian sampah nampak telah diangkut, namun masih menyisakan beberapa di antaranya.
Tumpukan sampah tersebut terdapat di lokasi bekas galian pasir ilegal di lahan Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), tepatnya di Blok Legok Jambu, Kelurahan Pananjung, Kecamatan Tarogongkaler. Terdapat lima titik sampah dan limbah di lokasi tersebut.
Jika tumpukan sampah telah diangkut, tumpukan limbah kulit nampak belum diangkut sedikit pun. Limbah kulit berwarna kehijauan dan berbau busuk pun nampak masih menggunung.
Kasi Konservasi Wilayah V BKSDA Kabupaten Garut, Toni Ramdani, mengatakan menurut data BKSDA, kaki Gunung Guntur yang tercemar sampah dan limbah tersebut masuk ke dalam hamparan Kamojang.
"Jadi, bukan berarti ada pencemaran sampah dan limbah di Gunung Kamojang di Kecamatan Samarang. Sampah dan limbah hanya ditemukan di kaki Gunung Guntur di Tarogongkaler," kata Toni, Selasa (10/3). (Sam)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/limbah-kulit-di-kaki-gunung-guntur_2.jpg)