Ekonomi dan Perbankan
Pergerakan Harga di Jawa Barat Masih Stabil
HASIL Survey konsumen pada bulan Februari 2015, tingkat optimisme konsumen terhadap perekonomian Jawa Barat diperkirakan masih relatif stabil.
Penulis: Siti Fatimah | Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Fatimah
BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Permintaan (demand) rumah tangga yang merupakan komponen dengan pangsa pasar Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Barat diperkirakan masih relatif stabil. Menurut Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Rosmaya Hadi, berdasarkan hasil Survey konsumen pada bulan Februari 2015, tingkat optimisme konsumen terhadap perekonomian Jawa Barat diperkirakan masih relatif stabil dengan kecenderungan meningkat.
"Dengan demikian kondisi pergerakan harga dari sisi permintaan diperkirakan masih cenderung stabil," kata Rosmaya di Kantor Perwakilan BI Provinsi Jawa Barat, Senin (9/3/2015).
Sementara dari sisi penawaran, katanya, dalam rangka menjaga inflasi agar tetap terkendali dan berada di dalam sasarannya yakni 4±1%, beberapa hal telah dilakukan oleh Forum Koordinasi Pengendalian Inflasi (FKPI) Provinsi Jawa Barat dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) kota/kabupaten di seluruh Jawa Barat selama Februari 2015.
Tim dari FKPI dan TPID antara lain melakukan koordinasi dan komunikasi yang intensif baik antar dinas di daerah, maupun TPID antar daerah terkait dengan pemantauan harga beberapa komoditas strategis yang mengalami gejolak harga seperti beras dan LPG 3 kg.
"Kegiatan identifikasi ini juga dilakukan untuk mengetahui penyebab terjadinya gejolak harga, sehingga dapat menjadi dasar bagi penetapan kebijakan yang perlu diambil," katanya. (tif)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/bank-indonesia-tampak-tulisan-atas.jpg)