Breaking News:

Pergerakan Tanah

Acih Nyaris Tewas Saat Tanah di Kebun Longsor

Tanah milik Acih memang berada di pinggir Sungai Cibuni. Sisa lahan milik Acih pun kini mengalami retakan.

Penulis: Firman Wijaksana | Editor: Dedy Herdiana
TRIBUN JABAR/FIRMAN WIJAKSANA
Camat Rancabali, Purnama (kiri) bersama Kapolsek Ciwidey, AKP Kurniawan mengecek retakan tanah di Masjid Al Ikhlas, Kampung Cisabuk, Desa Cipelah, Kecamatan Rancabali, Rabu (18/2). Retakan tanah di Desa Cipelah sudah terjadi sejak tahun 2013. 

RANCABALI, TRIBUN - Warga di Desa Cipelah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten  Bandung yang terkena dampak retakan tanah semakin resah dengan pergerakan tanah yang terus terjadi. Warga khawatir retakan tanah bisa menyebabkan longsoran.

Acih (59), warga Kampung Cisabuk, Desa Cipelah menuturkan, nyawanya hampir melayang pada tahun lalu saat tengah menggarap kebun miliknya. Pasalnya tanah di lahan tersebut tiba-tiba longsor. Beruntung nyawa Acih masih bisa diselamatkan.

"Waktu longsor sudah kerasa tanahnya bergerak. Saya sempat terjatuh dan hampir kebawa longsoran. Untungnya saya bisa pegangan ke pohon," kata Acih saat ditemui di rumahnya, Selasa (3/3).

Tanah milik Acih memang berada di pinggir Sungai Cibuni. Sisa lahan milik Acih pun kini mengalami retakan. Acih hanya bisa pasrah dengan lahan miliknya saat ini.

"Sekarang kebunnya tinggal sedikit lagi. Padahal saya bergantung ke tanaman di kebun. Saya juga khawatir retakannya semakin meluas," ujarnya. (wij)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved