Sabtu, 11 April 2026

Operasi Pasar Beras

Operasi Pasar Beras di Purwakarta Tunggu Permintaan Bupati

"Kalau untuk stok beras di gudang sebenarnya masih mencukupi," katanya.

Penulis: Mega Nugraha | Editor: Kisdiantoro

PURWAKARTA,TRIBUN - Badan Urusan Logistik (Bulog) Kabupaten Purwakarta akan segera melakukan operasi pasar di Purwakarta, menindaklanjuti kelangkaan beras di sejumlah pasar tradisional.

“Tapi itu kalau ada permintaan dari bupati, kami siap laksanakan OP beras. Tapi, sampai saat ini belum ada permintaan dari Pemkab Purwakarta,” kata Dedi Supriyadi selaku Kepala Bulog Sub Regional Purwakarta, di Purwakarta Senin (2/3).

Ia menjelaskan stok beras di gudang Bulog masih cukup untuk memenuhi kebutuhan beras untuk warga miskin hingga empat bulan kedepan.

"Kalau untuk stok beras di gudang sebenarnya masih mencukupi," katanya.

Pendistribusian beras untuk warga miskin, kata Dedi, akan dipercepat dari semula bulan April bisa ditarik ke Maret.

“Tapi, dengan catatan itu bisa dilakukan bila tidak ada tunggakan di pembayaran Maret. Maka, alokasi raskin untuk April bisa dipercepat,” katanya.

Harga beras di Purwakarta saat ini sudah mencapai Rp 14 ribu.
Pedagang beras PD Jembar Pasar Rebo Purwakarta, Dayat (55) mengatakan, kenaikan harga beras ini sudah terjadi sejak tiga bulan terakhir.

“Untuk beras kualitas super, harganya tembus Rp 14 ribu per kilogram padahal awalnya Rp 12 ribu / kg. Untuk beras kualitas medium dan jelek pun sama, selisihnya Rp 2.000 untuk per kilogramnya,” ujar Dayat.

Dengan kenaikan itu, ia mengakui banyak dikomplen sejumlah pelanggan tokonya. “Biasanya pelanggan membeli beras dengan kemasan karung. Sekarang, banyak yang beralih ke kemasan eceran. Itu juga pembeliannya tidak banyak,” katanya.(men)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved