Harga Beras Mahal
Raskin Dibagikan, OP Beras Tetap Berlanjut
Wakil Kepala Bulog Sub Divre Cirebon, Supriyanto mengatakan OP terbuka bagi siapa saja, sedangkan raskin khusus untuk yang kurang mampu.
Penulis: roh | Editor: Dedy Herdiana
CIREBON, TRIBUN - Bulog dan Pemkot Cirebon terus berupaya menekan harga beras di pasaran agar tidak terlalu tinggi. Satu di antaranya dengan penyaluran beras bagi rakyat miskin (raskin) pada awal dan pertengahan bulan ini. Selain itu, operasi pasar (OP) beras juga terus berlanjut.
OP beras sudah digelar sejak Jumat (27/2/2015) dan Sabtu (28/2/2015). OP beras akan dilanjutkan Senin (2/3/2015) dengan tempat di Kelurahan Jagasatru, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon.
"OP beras tetap digelar, dan besok di Kelurahan Jagasatru. OP dan raskin kan beda ya, sehingga tak apa-apa dilakukan dalam waktu berdekatan. OP terbuka bagi siapa saja, sedangkan raskin khusus untuk yang kurang mampu. Raskin itu penerimanya jelas," kata Wakil Kepala Bulog Sub Divre Cirebon, Supriyanto, Minggu (1/3/2015).
Jumlah beras dalam OP besok sama seperti dua hari sebelumnya, yakni 2 ton. Beras akan dikemas dalam kantong 5 kilogram dengan harga Rp 37.000 per kantong atau setara Rp 7.400 per kilogram. (roh)