Liga Italia

Penentuan Nasib Inzaghi Pada Laga AC Milan Vs Cesena

LAGA kontra Cesena, Minggu (22/2/2015), menjadi penentu masa depan Super Pippo di San Siro.

Penentuan Nasib Inzaghi Pada Laga AC Milan Vs Cesena
AFP PHOTO / MARCO BERTORELLO
Salah satu aksi pelatih AC Milan Filippo Inzaghi saat menyaksikan timnya melakoni laga Serie-A melawan Genoa, di Luigi Ferraris, Minggu (7/12/2014). Laga tersebut berakhir 1-0 untuk Genoa. 

TRIBUNJABAR.CO.ID -- Masa depan Filippo Inzaghi di AC Milan sepertinya tinggal berumur satu pertandingan. Laga kontra Cesena, Minggu (22/2/2015), menjadi penentu masa depan Super Pippo di San Siro.

Sebelumnya, hasil seri kontra Empoli menambah catatan minor Milan sejak awal tahun, yang membuat Presiden Rossoneri Silvio Berlusconi kehilangan simpati pada sang pelatih. Beberapa media Italia bahkan menyebut nama deputi Inzaghi, Mauro Tassotti, tengah disiapkan menjadi caretaker, jika Inzaghi diberhentikerjakan usai laga ini.

Berada dalam tekanan Inzaghi tak mengubah filosofi. Allenatore 41 tahun akan kembali menurunkan skema favoritnya, 4-4-2, seperti saat ditahan imbang Empoli. Krisis di lini belakang Milan juga tak membuat Inzaghi pusing. Nama-nama baru seperti Luca Antonelli dan Salvatore Bocchetti, siap menggantikan peran enam pemain bertahan Milan yang tak bisa tampil pada laga ini.

Kini tinggal kemampuan Inzaghi memanfaatkan modal catatan bagus Il Diavolo Rosso, seperti dikutip dari Kompas.com, yang mampu menang di tiga kesempatan pada lima perjumpaan terakhir dengan Cesena.

Momentum bagi Cavallucci Marini

Sementara itu pasukan Kuda Laut datang ke San Siro untuk melanjutkan momentum bagus usai menahan imbang Juventus. Pelatih Domenico Di Carlo menginstruksikan anak asuhnya bermain ngotot melawan Milan, seperti saat melawan Lazio dan Juventus, tim dengan lini serang di atas mereka.

Usai mengambil alih posisi Pierpaolo Bisoli, allenatore 50 tahun mulai berhasil membuat skuad Cavallucci Marini menghasilkan poin untuk naik dari jurang relegasi. Hanya saja di laga ini Domenico Di Carlo harus mensiasati barisan penyokong duet striker Milan Djuric dan Gregoire Defrel. Sebab di laga nanti lima gelandangnya diprediksi belum bisa kembali dari ruang perawatan.

Saksikan live match pertandingan Serie-A ini di Kompas TV, Minggu (22/2) pukul 21.00 WIB. (Kharisma Dhimas Syuhada/Kompas TV)

//
Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved