Breaking News:

Cerpen Adi Zamzam

Sang Penjinak Angin

NUR sebenarnya tak ingin ikut-ikutan mereka yang begitu tergila-gila berburu angin. Jikalau bukan karena istrinya yang, "Kita harus punya angin...

Editor: Hermawan Aksan

"Itu bukan lantaran kau pada dasarnya seorang pemalas, kan?" serang balik istrinya, yang merasa pahit dengan kalimat itu. "Ini juga demi masa depan hubungan kita, anak-anak kita kelak."

"Kebahagiaan tak mutlak kau dapat setelah mengumpulkan banyak angin. Jangan ajari anak-anak kita dengan hal seperti itu," potong Nur.

"Apanya yang salah? Lantas, apakah bahagia bersedia mampir jika kita tak punya angin? Bukankah hidup juga butuh angin?"

"Aku tahu itu. Karena itu, kita cari secukupnya saja. Jangan sampai angin menenggelamkan kita sehingga tak dapat melihat apa yang sebenarnya terjadi."

"Apa aku terlihat seperti orang yang tenggelam?"

Perdebatan demi perdebatan selalu meruncing. Terdengar tajam di telinga. Membuat luka yang lama menutupnya. Jarak pun terbentang di atas tempat tidur. Kesedihan Nur memuai setiap kali melihat istrinya yang lambat laun tergulung angin. Puncaknya menjulang tatkala perceraian menjadi pisau yang mengoyak lembar kisah perkawinan.

"Bagaimana bisa dia lebih tertarik denganmu yang mudah datang dan mudah pergi dibanding denganku yang nyata-nyata ada di sampingnya? Bagaimana bisa?! Apakah ini hanya soal mata?!" teriak Nur kepada angin tatkala sampai di sebuah puncak bukit. Suaranya seperti lolongan kesedihan. Menyayat hati siapa pun yang mendengarnya.

**

KALIAN mungkin akan melihatnya seperti lelaki yang selalu menari dengan angin. Kalian mungkin akan menganggapnya gila lantaran, di mana pun ia berada, angin-angin ditangkapnya, diajaknya menari, lalu dilepaskannya lagi. Ia pun tak segan memberikan angin hasil tangkapannya kepada orang yang meminta. Angin hanya seperti mainan baginya.

Nur tak peduli dengan semua komentar yang mampir di telinga. Ia menari dan terus menari sepanjang hatinya terasa nyaman. Ia tak pernah berlama-lama menahan angin yang tertangkap tangan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved