Pertambangan Batu dan Pasir
Nasib Penambang di Blok Sereh Jawa Garut Ditentukan Kemudian
MEREKA menambang pasir dan batu hampir setiap hari dan mengangkutnya menggunakan truk.
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam
GARUT, TRIBUNJABAR.CO.ID - Terdapat sekitar 300 penambang di Blok Sereh Jawa yang merupakan lahan BKSDA tersebut. Mereka akan kembali dikumpulkan di Kantor Kelurahan Pananjung untuk membahas bersama mengenai mata pencaharian mereka setelah berhenti menjadi penambang.
Para penambang ini berasal dari Kelurahan Pananjung, Desa Langensari, dan Desa Pasawahan. Mereka menambang pasir dan batu hampir setiap hari dan mengangkutnya menggunakan truk.
Danramil Tarogong Kapten Inf Sutopo mengatakan pihaknya ikut serta mengamankan hutan lindung dan kawasan alam di Gunung Guntur. Para penambang pasir ini, katanya, melakukan penambangan yang merusak alam.
"Dam penahan lahar yang dibangun 2002 ternyata sebagian besar sudah rusak, hanya bersisa beberapa meter. Pasir dan batunya semua ditambang. Semua akan dikumpulkan kembali untuk membahaa bagaimana kehidupan mereka selanjutnya," katanya, Selasa (3/2/2015). (sam)
//