Senin, 27 April 2026

Sekolah Gunakan Nama Tokoh Sunda

Nama Sekolah di Purwakarta Gunakan Nama Tokoh Sunda

SENGAJA diambil untuk menghilangkan kesan adanya sekolah unggulan dan non unggulan.

Penulis: Siti Fatimah | Editor: Dicky Fadiar Djuhud

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Fatimah

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Biasanya nama sekolah identik dengan nama kabupaten atau kotanya. Yang membedakan hanya angka di depan nama kota/ kabupaten itu. Misalkan saja, SMAN 1 Jakarta atau SMAN 23 Yogyakarta. Namun tak demikian dengan di Purwakarta. Kabupaten di Jawa Barat ini resmi mengambil nama tokoh Sunda dan pemimpin terdahulu di Purwakarta dan di Jawa Barat untuk menamai seluruh sekolahnya mulai SD hingga SMA sederajat yang berjumlah 618 sekolah ini.

Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi mengatakan jika pihaknya mitembeyan (memulai) penggunaan nama sekolah dengan nama tokoh kerajaan Sunda dan tokoh yang memimpin di jawa barat yang memiliki keterkaitan dengan rundayan (silsilah) kerajaan Sunda.

Menurutnya, ini sengaja diambil untuk menghilangkan kesan adanya sekolah unggulan dan non unggulan. Jadi menurutnya jika masih merujuk penamaan sekolah dengan gaya sekarang itu memungkinkan persaingan tak sehat antar sekolah.

"Coba sekarang ada SMAN 1 purwakarta dibilang unggulan sementara sekolah di SMAN 1 maniis di ujung Purwakarta tidak unggulan, ini kan bentuk pemikiran yang salah. Ini harus dihilangkan"‎, katanya dalam rilis yang diterima Tribun, Rabu (28/1).

Jadi kalau di Sunda ada miindung ka waktu mibapa ka zaman, katanya, semua orang harus memaknai perubahan dari masa ke masa. Pergantian nama sekolah ini menjadi permulaan membangun tata nilai pendidikan. Nilai imanensi dan transendensi. "Jadi kudu ka handap akaran dengan keunggulan masa lalu dan kudu ka luhur sirungan siap berkontribusi untuk masa depan." katanya. (tif)

//

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved