Kamis, 14 Mei 2026

Tokoh-tokoh Dunia Antre di Toilet BIP Bandung

Nelson Mandela, Johnny Deep, Bob Marley, ada di toilt BIP

Tayang:
Editor: cep

BANDUNG, TRIBUN - Bandung Indah Plaza (BIP) Bandung menyulap dinding toilet mereka menjadi lebih menarik. Lewat pantauan Tribun, Rabu (21/01) di lantai 1 gedung BIP, ternyata dinding toilet mereka dipasang wallpaper bergambar sejumlah tokoh ternama seperti Nelson Mandela, Albert Einstein, Johnny Depp, dan Bob Marley. Wallpaper itu dipasang sepanjang lorong toilet dan tempat tunggu antara toilet pria dan wanita.

Selain itu, tercantum pula kutipan dari tokoh-tokoh ternama tadi. Seperti misalnya kutipan dari Einstein, "Everything should be made as simple as possible. But not simpler." Semuanya bisa kita temui di seluruh toilet BIP. Toilet itu berjumlah sembilan dan setiap lantainya menyediakan dua toilet.

Pengunjung toilet setidaknya akan melihat wajah tokoh-tokoh tadi dan beberapa dari mereka mungkin tertarik untuk membaca kutipannya. Ternyata lewat toilet, pengunjung bias mendapatkan motivasi secara tidak langsung. Tentu saja nuansa dinding toilet yang biasanya monoton pun bisa terasa lebih hidup akibatnya.

Namun demikian, berbeda dengan kebanyakan pusat perbelanjaan di Bandung, BIP masih mengenakan tarif pada pengguna toilet. Tarif yang dikenakan yaitu Rp. 1.000/orang. Pengunjung bisa mengambil tisyu dari penjaga toilet yang berjaga sebelum pintu masuk.  Untuk penggunaan tisyu pun sangat dibatasi. Pengunjung tidak akan mendapatkan tisyu di dalam toilet. Untuk pekerja BIP sendiri, mereka bisa langsung menggunakan fasilitas toilet dengan menunjukkan kartu free pass. Kartu ini mereka dapat setelah membayar biaya sebesar Rp. 35 ribu untuk masa aktif selama satu tahun.

Tika (25), mengungkapkan bahwa sebagai pengunjung ia merasa sedikit keberatan dengan tarif yang dikenakan. "Rada keberatan sih. Soalnya di mall-mall lain mah nggak. Lagian tisyu-nya juga dijatah," ujarnya.

Menurut penjada toilet, Nina (43), sebenarnya pihak yang bertanggung jawab langsung atas toilet BIP adalah PT MGM. Perusahaan ini mempekerjakan sebanyak 13 orang untuk penjaga toilet. Status PT GMG sebenarnya mirip dengan konter-konter yang membayar kepada pihak BIP guna dapat membuka lapak di sana.

"Saya juga digaji dari bayaran seribu ini," ujar Nina.

Nina sendiri bekerja selama 12 jam. Tiap 2 jam sekali ia akan menghitung jumlah uang yang diperoleh dari biaya pelayanan toilet tadi. Jumlahnya fluktuatif, tergantung dari banyaknya pengunjung. Biasanya dalam sehari ia bisa meraup Rp. 300 ribu - Rp. 500 ribu. Namun, jika akhir pecan tiba, ia bisa memperoleh hingga Rp. 1.700 ribu. (cr6)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved