Kamis, 9 April 2026

Munas HIPMI XV

Munas HIPMI yang Berakhir Ricuh Habiskan Dana Sekitar Rp 1 M

Ketua Kadin Jawa Barat, Agung Suryamal Sutisno mengaku prihatin atas kejadian di Munas HIPMI XV.

Penulis: Siti Fatimah | Editor: Dedy Herdiana

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Fatimah

BANDUNG, TRIBUN - ‎Pelaksanaan Musyawarah Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (MUNAS HIPMI) XV di Trans Luxury yang berakhir deadlock disesalkan sejumlah pihak. Karena bukan hanya tidak mendapatkan hasil yang diharapkan, kegiatan ini juga telah menghabiskan dana cukup besar.

"Saya sangat prihatin dengan kondisi ini, apalagi biaya yang dikeluarkan cukup besar," kata Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat, Agung Suryamal Sutisno ditemui di Lounge Trans Luxury, Rabu (14/1).

Agung mengaku tidak tahu persis besaran biaya yang dimaksud. Namun dari beberapa sumber Tribun, untuk menggelar acara ini HIPMI diduga menghabiskan dana besar untuk menyewa convention, penginapan, serta untuk biaya-biaya lainnya.

Disebutkan jumlah peserta mencapai sekitar 4.000 orang dan rata-rata menginap di hotel yang terletak di Jalan Gator Subroto tersebut. Disebut-sebut, dana yang dihabiskan mencapai lebih dari Rp 1 miliar.

"Yah pasti M lah, pesertanya saja ribuan, kalian saja satu malam menginap berapa? ini hitungannya sudah menginap sejak minggu, belum makan dan lain-lain," kata salah seorang peserta yang enggan disebut namanya.

Karenanya, ia juga menyesalkan adanya deadlock pada acara Munas HIPMI tersebut. "Adalah yang memicu ribut, mereka-mereka itulah," kata lelaki ‎yang mengaku mengusung salah satu calon ini.

Seperti yang diberitakan, Munas HIPMI ke-15 berakhir deadlock. Hingga Rabu (14/1) dinihari belum ada pemilihan ketua umum periode 2015-2018. Munas juga sempat diwarnai kericuhan yang dipicu dari pembahasan AD/ART tentang ketentuan kriteria calon ketua umum.

Pemicu lain adalah perebutan mic oleh sejumlah peserta dan adanya peserta yang didorong hingga terjatuh oleh peserta lainnya. Munas kemudian dinyatakan deadlock dan belum ada keputusan kapan akan kembali digelar pemilihan ketua umum baru. (tif)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved