Bulutangkis

Kekalahan Tontowi/Liliyana Melengkapi Nasib Sial Tim Indonesia

Ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir gagal menyelamatkan wajah Indonesia di hari pertama turnamen BWF Super Series

Kekalahan Tontowi/Liliyana Melengkapi Nasib Sial Tim Indonesia
Dok PBSI
Pemain bulutangkis ganda campuran, Tontowi Ahmad & Liliyana Natsir 

JAKARTA, TRIBUN - Ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir gagal menyelamatkan wajah Indonesia di hari pertama turnamen BWF Super Series Finals 2014 di Dubai, Uni Emirat Arab.

Dalam pertandingan pertama mereka di Grup B, Tontowi/Liliyana gagal mengatasi ganda Tiongkok, Liu Cheng/Bao Yixin dan menyerah rubber game 10-21, 21-12, 15-21. Pertandingan kedua ganda ini berlangsung ketat dalam 52 menit.

Ini menjadi kekalahan pertama Owi/Butet dalam empat pertemuan dengan ganda Tiongkok tersebut.

Dalam pertandingan di Hamdan Sports Complex, Dubai ini, Tontowi/Liliyana tampaknya masih dibayangi nasib buruk yang menimpa tiga wakil Indonesia lainnya. Mereka kalah mudah di gim pertama 10-21.

Meski mampu mendominasi gim kedua 21-12, di gim ketiga Tontowi/Liliyana selalu di bawah tekanan sebelum akhirnya menyerah 15-21.

Sebelumnya, dua wakil di nomor ganda harus terhenti langkahnya di pertandingan pertama karena mengalami cedera. Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii harus mundur karena Nitya mengalami cedera kejang kaki.

Nitya/Greysia harus mundur saat kedudukan 21-18, 20-22, 8-6 saat melawan Reika Kakiiwa/Miyuki Maeda (Jepang). Sementara Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan juga harus mundur karena cedera punggung yang dialami Ahsan. Pasangan Indonesia ini mundur pada kedudukan 7-11 di gim pertama menghadapi Chai Biao/Hong Wei (Tiongkok).

Sementara itu, di tunggal putra Tommy Sugiarto dikalahkan Jan O Jorgensen (Denmark) dengan skor 15-21, 9-21. (kompas.com)

Editor: Darajat Arianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved