Liga Italia

FIGC Hukum Presiden Sampdoria Yang Dinilai Lecehkan Erick Thohir

UCAPAN Ferraro menjadi polemik ketika ia diwawancarai oleh media Italia, Rai Sport, mengenai pengunduran diri Massimo Moratti dari kursi Presiden Inte

FIGC Hukum Presiden Sampdoria Yang Dinilai Lecehkan Erick Thohir
KOMPAS.COM / TJAHJO SASONGKO
Erick Thohir 

ROMA, KOMPAS.com - Presiden Sampdoria, Massimo Ferrero, mendapatkan sanksi selama tiga bulan dan denda sebesar 10.000 euro dari Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) setelah menyebut Presiden Inter Milan Erick Thohir "Orang Filipina Itu" dalam sebuah acara televisi beberapa waktu lalu.

Ucapan Ferraro menjadi polemik ketika ia diwawancarai oleh media Italia, Rai Sport, mengenai pengunduran diri Massimo Moratti dari kursi Presiden Inter. Pernyataan Ferrero itu dinilai sebagai pelecehan rasial.

Namun begitu, beberapa waktu berselang pasca-wawancaranya dengan RAI  tersebut, Massimo Ferrero langsung meminta maaf atas keteledorannya. Permintaan maaf itu diunggahnya di laman resmi klub Sampdoria.

Akan tetapi, hal tersebut sudah masuk ke Pengadilan Federal atas laporan dari Jaksa Federal dan asistennya. Pada Senin (15/12/2014), Pengadilan Federal pun memutuskan bahwa Ferrero bersalah.

"Pengadilan Federal yang diketuai oleh Sergio Artico telah menjatuhkan Presiden Sampdoria Massimo Ferrero sanksi selama tiga bulan dan denda 10.000 euro untuk pernyataan yang menghina kepada Presiden Inter, Erick Thohir, pada 26 Oktober," demikian pernyataan resmi FIGC.

"Klub (Sampdoria) juga telah dihukum dengan denda sebesar 35.000 euro," tutup pernyataan tersebut. (KOMPAS.COM)

Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved