Bencana Longsor Banjarnegara
Ribuan Orang Padati Lokasi Longsor Ingin Melihat dari Dekat
Bencana longsor yang menimpa satu Dusun Jemblung Desa Sampang membuat ribuan warga Kecamatan Karangkobar, berduyun-duyun ingin melihat lokasi
Laporan Tribun Jateng, Fajar Eko Nugroho
BANJARNEGARA, TRIBUN - Bencana longsor yang menimpa satu Dusun Jemblung Desa Sampang membuat ribuan warga Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara berduyun-duyun ingin melihat lokasi kejadian.
Banyaknya warga yang ingin melihat lokasi longsor yang menimbun ratusan orang, sehingga menyebabkan evakuasi tersendat. Sebab, akses jalan yang hanya bisa dilalui sepeda motor terganggu oleh banyaknya warga yang berada di sekitar jalur evakuasi.
"Saya minta semua warga yang tidak berkepentingan silakan keluar dari lokasi longsor. Tanah disini masih bergerak, labil, dan sangat berbahaya,"ujar seorang Tim SAR melalui pengeras suara (TOA).
Diberitakan sebelumnya, Tim Basarnas, Banser, Relawan dan TNI hingga sore ini, masih terus melakukan evakuasi di lokasi bencana longsor. Lokasi longsor yang berada di lereng perbukitan Gunung Tlogolele itu menyulitkan tim SAR untuk melakukan evakuasi.
Akses jalan utama di desa setempat terputus timbunan material longsor. Jaringan listrik juga masih terputus. Untuk bisa menuju ke lokasi bencana, tim SAR harus berupaya ekstra keras. Tim SAR harus berhati-hati karena di sekitar lokasi longsor masih sangat berbahaya, suatu saat bisa terjadi longsor susulan.
Untuk melakukan pembukaan akses jalan, dua alat berat sudah dikerahkan. Berdasarkan data di lapangan, hingga kini telah ditemukan 19 korban tewas, yang 10 di antaranya masih belum diketahui identitasnya. (tribunjateng)