Aksi Buruh
PT Aurora World Cianjur Akan Dilumpuhkan
Ribuan buruhnya akan melakukan aksi mogok kerja selama satu minggu.
Penulis: cis | Editor: Dedy Herdiana
CIANJUR, TRIBUN - Ketua Pimpinan Unit Kerja (PUK) Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) PT Aurora World Cianjur, M Anjar Izzudin, mengancam akan melumpuhkan semua kegiatan PT Aurora World Cianjur.
Ribuan buruh yang tergabung dengannya akan melakukan aksi mogok kerja selama satu minggu jika perusahaan perusahaan yang ada di Jalan Raya Bandung, Desa Selajambe, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur itu tak segera memenuhi tuntutan.
"Kegiatan buruh pada hari ini (kemarin. Red) baru unjuk rasa damai yang menutut hak-hak para pekerja di PT Aurora khususnya anggota kami harus terlaksana," kata Anjar di sela-sela aksi unjuk rasa di halaman perusahaan pembuat boneka, Selasa (9/12).
Pria yang akrab disapa Jojo ini menyebut, perusahaan masih mengabaikan hak-hak normatif para pekerja yang kebanyakan wanita itu. Misalnya, perusahaan belum menjalankan cuti hadi kepada pekerja wanita yang sedang datang bulan meski aturan tersebut sudah dibuat perusahaan.
Selain itu, lanjut Jojo, jaminan kesehatan dan jaminan ketenagakerjaan juga belum diberikan oleh pihak perusahaan. Padahal jaminan yang saat ini berbentuk BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan itu penting bagi para pekerja ketika untuk memasuki pensiun atau ketika mengalami sakit.
"Di perusahaan sendiri masih diberlakukan hukuman tambahan jam kerja selama satu jam bagi buruh yang tidak mencapai target. Perlakukan itu jelas meanggar undang-undang ketenagakerjaan," ujar Jojo.
Sejumlah buruh di PT Aurora World Cianjur menggelar aksi unjuk rasa di halaman pabrik yang berada di Jalan Raya Bandung, Kecamatan Sukaluyu, Selasa (9/12). Berdasarkan pantauan Tribun, para buruh berdemo di halaman pabrik pembuat boneka.
Aparat kepolisian terpantau berjaga di lingkungan pabrik. Ketua DPC Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indinesia (KSPSI) Kabupaten Cianjur, Asep Saeful Malik, hadir dalam aksi tersebut. (cis)