Aksi Buruh
Perusahaan Akan Tampung Aspirasi Buruh
Kepala Personalia PT Aurora World Cianjur, Zulkarnaen membantah jika perusahaan melarang buruhnya untuk ikut berunjuk rasa.
Penulis: cis | Editor: Dedy Herdiana
CIANJUR, TRIBUN - Kepala Personalia PT Aurora World Cianjur, Zulkarnaen, mengaku akan menampung aspirasi yang dilontarkan para buruh. Ia pun berharap aksi para buruh yang berunjuk rasa di halaman perusahaan tak mengganggu kerja buruh yang lainnya.
"Kami menerima aspirasi mereka dengan baik asalkan damai dan tidak anarkistis. Kalau berbicara hak normatif itu sebetulnya sudah berjalan seperti biasa," kata Zulkarnen membantah tudingan buruh yang menyebutkan perusahaan belum memenuhi hak-hak normatif karyawan, Selasa (9/12).
Zulkarnaen pun kembali membantah jika perusahaan melarang buruhnya untuk ikut berunjuk rasa dengan memberikan ancaman pemecatan sampai melakukan penahanan gaji. Kalaupun ada buruh yang masih bekerja ketika aksi demo kemarin itu disebabkan mulai banyak karyawan yang mulai sadar.
"Kita tidak pernah menghalangi cuma mereka yang bekerja itu sudah ada kesadaran sendiri dan lebih bekerja daripada demo," ujar Zulkarnaen.
Ditanya adanya pemecatan sepihak terhadap sejumlah buruh PT Aurora World yang kerap melakukan aksi unjuk rasa, Zulkarnaen pun menampiknya. Menurutnya, pemberhentian terhadap sejumlah buruh pada akhir-akhir itu dilakukan karena mereka telah habis masa kontrak dan tidak diperpanjang kembali.
"Bukan karena sepihak dan melakukan aksi demo. Sebenarnya seminggu yang lalu kami juga sudah melakukan perundingan mengenai pemberhentian buruh itu. Mereka sampai saat ini memang belum menerima," ujar Zulkarnaen.
Sejumlah buruh di PT Aurora World Cianjur menggelar aksi unjuk rasa di halaman pabrik yang berada di Jalan Raya Bandung, Kecamatan Sukaluyu, Selasa (9/12). Berdasarkan pantauan Tribun, para buruh berdemo di halaman pabrik pembuat boneka.
Aparat kepolisian terpantau berjaga di lingkungan pabrik. Ketua DPC Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indinesia (KSPSI) Kabupaten Cianjur, Asep Saeful Malik, hadir dalam aksi tersebut. (cis)