Pesta Miras di Garut

Semua Korban Miras Sudah Pulang

Ade Sunarya, mengatakan mereka yang sempat dirawat adalah Rom (17) dan Ron (22) asal Garutkota, Irv (18) dari Wanaraja, serta Yan (22) asal Leles.

GARUT, TRIBUN - Empat korban keracunan minuman keras oplosan di RSUD dr Slamet Garut sudah sembuh dan meninggalkan rumah sakit setelah dirawat inap, Jumat (5/12). Dengan demikian, tidak ada lagi korban minuman keras yang tersisa di rumah sakit.

Humas RSUD dr Slamet Garut, Ade Sunarya, mengatakan mereka yang sempat dirawat dan sudah pulang tersebut adalah Rom (17) dan Ron (22) asal Garutkota, Irv (18) dari Wanaraja, serta Yan (22) asal Leles.

"Semuanya sudah pulang karena kondisinya semakin membaik dan pulih. 16 korban meninggal telah dipulangkan sebelumnya. Seluruh biaya perawatan kami yang tanggung sebagai bentuk kepedulian kami," kata Ade, Jumat (5/12).

Sebelumnya sejak Minggu (30/11) sampai Jumat (5/12), korban meninggal dunia di RSUD dr Slamet Garut setelah meminum minuman keras berjumlah 16 orang. Mereka adalah An (19) asal Tarogongkaler, Er (20) asal Garutkota, Dan (23) dari Garutkota, Bud (24) dari Garutkota, Sob (25) asal Garutkota, As (18) dari Tarogongkidul, Yan (24) dari Bayongbong, Rip (18) asal Bayongbong, Sud (15) asal Garutkota, Den (22) dari Kecamatan Cibatu, Fir (20) dari Kecamatan Wanaraja, Ag (18) asal Wanaraja, Tar (27) dari Wanaraja, Eng (26) dari Leles, Eg (20) dari Wanaraja, dan Ded (20) asal Leles.

Dari total 20 korban di RSUD Garut, sebanyak 4 di antaranya sempat dirawat di ruang rawat inap RSUD Garut. Mereka yang menunjukkan kondisi tubuh membaik ini adalah Rom (17) dan Ron (22) asal Garutkota, Irv (18) dari Wanaraja, serta Yan (22) asal Leles.

Ade Sunarya, mengatakan seluruh korban keracunan minuman keras sampai di RSUD Garut dalam keadaan keracunan parah. Contohnya, beberapa korban langsung meninggal dunia setelah sampai beberapa menit di IGD.

"Ada yang meninggal setengah jam setelah sampai IGD. Kami terus berupaya melakukan tindakan medis untuk berusaha menyelamatkan para korban, walaupun kebanyakan sudah parah kondisinya," katanya. (sam)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved